IDAI Minta Orangtua Utamakan Anak Sekolah Tatap Muka Daripada Main ke Mal

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 21 September 2021 | 17:45 WIB
IDAI Minta Orangtua Utamakan Anak Sekolah Tatap Muka Daripada Main ke Mal
Ilustrasi: Pengunjung mengendong anaknya saat berkunjung ke pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza, Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/9/2021). ANTARA FOTO/Novrian Arbi

Suara.com - Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. Cissy B. Kartasasmita meminta orangtua lebih mengutamakan PTM atau sekolah tatap muka alih-alih membawa anak ke pusat perbelanjaan seperti mal.

Komentar ini keluar menyusul kebijakan uji coba diizinkannya anak di bawah 12 masuk mal oleh pemerintah.

Kata Profesor Cissy, bagi anak di bawah usia 12 tahun, masuk mal bukan hal yang urgent atau penting apalagi jika dibanding sekolah tatap muka yang dianggap efektif menghilangkan kejenuhan anak saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) di rumah.

Diketahui, Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan, mengumumkan pemerintah akan melakukan uji coba mengizinkan anak usia di bawah 12 tahun masuk pusat perbelanjaan atau mal.

"Kalau sekolah tatap muka saya setuju banget, les piano, atau olahraga. Kalau pergi ke mall hanya untuk makan, itu kalau anak-anak saya sih nggak setuju," ujar Profesor Cissy saat dihubungi suara.com, Kamis (21/9/2021).

Selain sangat diperlukan anak dibanding pergi ke mal, menjalani sekolah tatap muka kata Profesor Cissy juga sudah ditetapkan berdasarkan protokol kesehatan. Di antaranya seperti jumlah murid terbatas, guru dan petugas sekolah sudah divaksinasi.

Termasuk guru dan petugas diarahkan melakukan kontak fisik seminimal mungkin dengan murid, maupun murid dengan murid.

Profesor Cissy menambahkan, mengajak anak ke mal tanpa alasan penting mengartikan orangtua tidak mengedepankan kepentingan kesehatan anak, terlebih anak yang belum divaksinasi lebih berisiko terinfeksi Covid-19.

"Kalau untuk mengunjungi mal untuk nganter orangtuanya rasanya sih, gak urgent. Kalau anaknya belum divaksin, apakah dia bisa menjaga protokol kesehatan, apakah orang lain bisa juga supaya jangan menulari dia," ungkap pakar vaksin dari Universitas Padjajaran (UNPAD) itu.

baca juga

Sementara itu, uji coba anak di bawah 12 tahun boleh masuk mal, rencananya akan lebih dulu dilakukan di lima kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya.

"Akan dilakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal bagi anak-anak di bawah usia kurang dari 12 tahun dengan pengawasan dan pendampingan orangtua," kata Luhut dalam jumpa pers virtual, Senin (20/9/2021).

Hal ini dilakukan menyusul kondisi yang mulai membaik karena tidak ada lagi daerah di Pulau Jawa dan Bali yang berstatus PPKM Level 4.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Umur di Bawah 12 Tahun Kini Boleh Masuk Mal

Anak Umur di Bawah 12 Tahun Kini Boleh Masuk Mal

Foto | Selasa, 21 September 2021 | 17:43 WIB

Asyik! Anak di Bawah 12 Tahun Sekarang Sudah Boleh Ikut Masuk Mall di Surabaya

Asyik! Anak di Bawah 12 Tahun Sekarang Sudah Boleh Ikut Masuk Mall di Surabaya

Jatim | Selasa, 21 September 2021 | 17:04 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, IDAI Minta Orangtua Tidak Egois

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, IDAI Minta Orangtua Tidak Egois

Health | Selasa, 21 September 2021 | 16:15 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×