Sering Gatal Pada Area Selangkangan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 21 September 2021 | 20:57 WIB
Sering Gatal Pada Area Selangkangan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Gatal di Selangkangan. (Shutterstock)

Suara.com - Gatal pada kulit tentu akan reflek digaruk. Tapi bagaimana jika gatal terjadi pada area selangkangan? Apalagi kalau sedang berada di tempat umum, tentu malu jika ingin menggaruknya.

Daripada terus menerus menahan rasa gatal dan khawatir malu, sebaiknya ketahui penyebab gatal di kulit selangkangan agar tahu cara mengatasinya.

Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), gatal di selangkangan bisa disebabkan karena infeksi jamur dermatofita. Infeksi tersebut biasa menyebabkan gatal, ruam, dan kemerahan pada kulit. Jamur jenis ini juga dapat ditemukan pada rambut dan kuku.

Ilustrasi selangkangan gatal karena alergi celana dalam. (Shutterstock)
Ilustrasi selangkangan gatal karena alergi celana dalam. (Shutterstock)

Pada dasarnya jamur dermatofita tidaklah berbahaya, namun mereka dapat berkembang biak dengan sangat cepat sehingga menyebabkan infeksi ketika dibiarkan berkembang di area yang hangat dan lembap. 

Itu sebabnya infeksii jamur dermatofita juga sering ditemukan di area ketiak, lipatan kulit, bokong, termasuk pangkal paha atau selangkangan.

Infeksi jamur tersebut memang lebih banyak dialami oleh laki-laki, namun tidak menutup kemungkinan perempuan juga bisa mengalaminya. Infeksi jamur bisa menyebabkan ruam dan beruntus kemerahan yang sering terasa gatal terutama apabila berkeringat.

Area yang terkena biasanya terlihat bersisik. Rasa gatal yang sangat mengganggu sering kali menyebabkan pasien menggaruk hingga tak jarang timbul lecet.

  1. Gejala infeksi jamur di area selangkan
  2. Kulit menjadi kemerahan.
  3. Terasa gatal terutama apabila berkeringat.
  4. Dapat timbul sensasi terbakar.
  5. Kulit di area tersebut mungkin saja lecet akibat garukan.
  6. Ruam bisa jadi bertambah buruk setelah olahraga atau aktivitas yang menyebabkan keringat banyak keluar.
  7. Kelainan kulit dan rasa gatal bisa menyebar. Pertama mungkin hanya di area selangka tapi kemudian tersebar hingga bagian perut dan bokong.
  8. Walaupun jarang, area kulit pada skrotum dapat pula terkena.

Penanganan infeksi jamur di area selangkangan

Apabila kelainan kulit baru timbul dan belum meluas, infeksi jamur di area tersebut dapat ditangani sendiri di rumah. Berikut caranya:

  1. Oleskan krim anti jamur yang dijual bebas di toko atau apotek.
  2. Bersihkan area yang terkena dampak infeksi menggunakan sabun dan air hangat.
  3. Keringkan area tersebut secara menyeluruh setelah mandi dan berolahraga.
  4. Ganti pakaian dalam 2 - 3 kali dalam sehari.
  5. Kenakan pakaian atau celana yang tidak terlalu ketat. Bahan katun lebih baik.

Jika gejala tidak juga membaik setelah 2 minggu perawatan di rumah, segera berkonsultasi kepada dokter spesialis kulit dan kelamin karena bisa jadi infeksi telah berkembang menjadi infeksi sekunder yang membutuhkan perawatan medis.

Mencegah infeksi jamur di area selangkangan

  1. Cuci tangan secara teratur untuk bisa mengurangi risiko terkena infeksi ini dari orang lain. Penting juga untuk menjaga kulit tetap bersih dan kering, terutama di sekitar pangkal paha.
  2. Bersihkan area selangka secara teratur dengan sabun, dan keringkan area tersebut secara menyeluruh setelah mandi.
  3. Hindari pakaian ketat karena hal itu dapat meningkatkan risiko infeksi jamur. Pakaian ketat bisa menggesek kulit dan membuatnya meradang. Pilih pakaian dalam yang tidak ketat juga dan dapat menyerap keringat dengan baik. Untuk pria, daripada celana dalam biasa sebaiknya coba mengenakan celana boxer.
  4. Ada baiknya mengenakan pakaian yang longgar di cuaca panas atau lembap. Pakaian yang longgar dapat mencegah timbulnya keringat dan kondisi lembap, kondisi yang membuat jamur tumbuh subur.
  5. Infeksi ini menyebar dengan cepat, hindari bertukar handuk maupun pakaian. Serta pastikan menggunakan handuk terpisah untuk kulit yang tengah mengalami infeksi jamur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Menghilangkan Rasa Gatal Secara Alami dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Rasa Gatal Secara Alami dengan Mudah

Lifestyle | Selasa, 21 September 2021 | 16:29 WIB

5 Cara Mengatasi Miss V Gatal dengan Tepat dan Bagaimana Tips Mencegahnya

5 Cara Mengatasi Miss V Gatal dengan Tepat dan Bagaimana Tips Mencegahnya

Health | Minggu, 19 September 2021 | 15:08 WIB

Bahan Alami, Cara Ampuh Hilangkan Hitam pada Kulit Selangkangan

Bahan Alami, Cara Ampuh Hilangkan Hitam pada Kulit Selangkangan

Batam | Minggu, 19 September 2021 | 09:05 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB