Menunda Menstruasi Bisa Dilakukan secara Aman, Bagaimana Caranya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 17:53 WIB
Menunda Menstruasi Bisa Dilakukan secara Aman, Bagaimana Caranya?
Pil KB lebih aman, ketimbang alat kontrasepsi lain. (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Menunda menstruasi dapat dilakukan secara aman, yakni dengan mengonsumsi pil KB kombinasi. Pil ini mengandung estrogen dan progestin.

Ob-gyn Alyse Kelly Jones dari Charlotte, North Carolina, dikutip dari Health mengatakan mengonsumsi pil KB kombinasi ini dapat menunda menstruasi yang datang pada tiga minggu berikutnya atau satu siklus setelah mulai mengonsumsinya.

Jadi, Anda harus merencanakan secara tepat serta informasi sebanyak-banyaknya sebelum mulai mengonsumsi pil KB terutama bagi yang baru pertama kali melakukannya.

Aspek penting lain dari penggunaan pil KB kombinasi untuk menunda menstruasi adalah pastikan mengonsumsinya secara konsisten, untuk mencegah bercak, pendaraha, atau kehamilan.

Selain itu, tak perlu khawatir dengan darah yang tidak keluar saat seharusnya waktu menstruasi.

"Menstruasi Anda dikendalikan oleh hormon estrogen dan progesteron. Pil KB yang mengandung estrogen dan progesteron mencegah lapisan rahim menebal," jelas ob-gyn Jodie Horton, MD, dari Oakton, Virginia. Sehingga pil KB kombinasi membuat lapisan rahim tetap tipis sehingga darah tidak luruh.

Berdasarkan laman Verywell Health, penelitian telah menunjukkan bahwa menunda menstruasi menggunakan pil KB kombinasi benar-benar aman dilakukan.

Sebelum mengonsumsinya, Anda harus merencanakan terlebih dahulu:

1. Tentukan bulan Anda ingin menunda menstruasi
2. Konsumsi paket pil KB kombinasi satu bulan sebelum menstruasi ingin ditunda
3. Habiskan semua pil KB kombinasi aktif selama 21 hari, konsumsi di jam yang sama setiap hari
4. Hari ketika pil KB kombinasi aktif habis lanjutkan ke pil aktif selanjutnya, tidak perlu mengonsumsi plasebo.

Ilustrasi pil KB. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi pil KB. (Sumber: Shutterstock)

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum mengonsumsi pil KB kombinasi sebagai penunda menstruasi:

  • Pastikan memiliki paket pil yang cukup. Apabila akan menunda satu siklus menstruasi, maka Anda memerlukan dua paket pil (satu untuk bulan ini, satunya untuk bulan berikutnya).
  • Ingat-igat bahwa pil plasebo tidak perlu dikonsumsi
  • Lakukan langkah yang sama apabila ingin menunda menstruasi di siklus berikutnya

Apabila masih ragu untuk mulai mengonsumsi pil KB kombinasi untuk yang pertama kalinya, lebih baik konsultasikan kepada tenaga profesional terlebih dahulu.

Pastikan ada waktu tiga minggu untuk meminum semua pil aktif sebelum menunda menstruasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Menstruasi? Dokter Sarankan Perempuan Perbanyak Minum Air Putih

Sedang Menstruasi? Dokter Sarankan Perempuan Perbanyak Minum Air Putih

Health | Senin, 20 September 2021 | 12:06 WIB

Redakan Nyeri Menstruasi dengan Yoga, Apakah Efektif?

Redakan Nyeri Menstruasi dengan Yoga, Apakah Efektif?

Health | Senin, 20 September 2021 | 10:45 WIB

Penting! Rekomendasi Dokter Soal Pembalut untuk Perempuan yang Sedang Menstruasi

Penting! Rekomendasi Dokter Soal Pembalut untuk Perempuan yang Sedang Menstruasi

Health | Senin, 20 September 2021 | 09:50 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB