Sebagai Pereda Nyeri, Berapa Dosis Parasetamol yang Disarankan Dokter?

Vania Rossa

Rabu, 22 September 2021 | 20:59 WIB
Sebagai Pereda Nyeri, Berapa Dosis Parasetamol yang Disarankan Dokter?
Ilustrasi obat parasetamol. (Pixabay)

Suara.com - Parasetamol dikenal sebagai golongan obat analgesik atau pereda nyeri yang digunakan untuk meredakan rasa nyeri ringan hingga sedang akibat sakit kepala, sakit gigi, menstruasi, sakit punggung, hingga terkilir. Obat ini juga kerap digunakan untuk menurunkan demam.

Dokter spesialis bedah saraf dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, dr. M. Dwikoryanto, Sp.BS., FINPS, mengatakan bahwa parasetamol relatif aman untuk dikonsumsi pada pengobatan mandiri untuk mengatasi keluhan rasa nyeri.

"Saya anjurkan untuk dikonsumsi relatif agak bebas di rumah adalah paracetamol. Obat ini saja yang memiliki rentang keamanan yang cukup bagus, baik untuk anak maupun dewasa," katanya dalam acara Brain Awareness Week Indonesia 2021 bertema "Otak dan Kehidupan Kita" yang digelar daring, Rabu (22/9/2021).

Selain itu, parasetamol juga bisa diminum pasien Covid-19 untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

Orang dewasa dapat mengonsumsi satu hingga dua tablet dengan maksimal 4 dosis parasetamol, sehingga total menjadi delapan tablet 500 mg dalam 24 jam. Sebaiknya, tunggu setidaknya 4 jam antara dosisnya, menurut Layanan Kesehatan Masyarakat di Britania Raya (NHS).

Anda juga tidak disarankan mengonsumsi parasetamol bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung parasetamol untuk menghindari risiko overdosis. Oleh karena itu, sebelum minum obat lain, periksa label untuk melihat apakah obat itu mengandung parasetamol atau tidak.

"Dosisnya walau relatif aman, juga jangan berlebihan," kata dr. Dwiko yang tergabung dalam Surabaya Neuroscience Institute (SNeI).

Overdosis parasetamol dapat menyebabkan efek samping yang serius, sehingga pengonsumsi disarankan tak tergoda untuk meningkatkan dosis atau mengambil dosis ganda jika rasa sakit sangat parah.

Meskipun kebanyakan orang dapat mengonsumsi parasetamol dengan aman, namun, beberapa orang perlu lebih berhati-hati dengan obat ini antara lain bila pernah memiliki riwayat reaksi alergi terhadap parasetamol, mengalami masalah hati atau ginjal, meminum obat epilepsi, obat tuberkulosis (TB), dan pengencer darah.

baca juga

Meski di luar sana ada jenis obat pereda nyeri lainnya, dr. Dwiko menuturkan bahwa konsumsi obat pereda nyeri selain parasetamol sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter untuk memastikan penyebab nyeri sekaligus jenis obat yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Minum Obat Parasetamol saat Perut Kosong? Ini Faktanya!

Bolehkah Minum Obat Parasetamol saat Perut Kosong? Ini Faktanya!

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:20 WIB

Awas! Ini Tanda Kamu Terlalu Banyak Minum Obat Parasetamol

Awas! Ini Tanda Kamu Terlalu Banyak Minum Obat Parasetamol

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 18:25 WIB

Waspadai Overdosis Parasetamol, Bisa Sebabkan Hilang Nafsu Makan sampai Kebingungan

Waspadai Overdosis Parasetamol, Bisa Sebabkan Hilang Nafsu Makan sampai Kebingungan

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 11:12 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Industri Kejar Efisiensi, Perpanjang Umur Aset Jadi Strategi Baru

Industri Kejar Efisiensi, Perpanjang Umur Aset Jadi Strategi Baru

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 17:56 WIB

Tepis Isu Suap Jaksa Agung, Kejagung Pastikan BAP Rp40 Miliar Tan Kian Bukan dari Tim 9

Tepis Isu Suap Jaksa Agung, Kejagung Pastikan BAP Rp40 Miliar Tan Kian Bukan dari Tim 9

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:56 WIB

Tak Hanya untuk Masakan, Daun Pandan Dikembangkan Jadi Bahan Sampo Alami

Tak Hanya untuk Masakan, Daun Pandan Dikembangkan Jadi Bahan Sampo Alami

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:55 WIB

TWS Mulai Jadi Asisten Harian, OPPO Enco Buds3s Bawa AI Penerjemah hingga Gaming 47ms

TWS Mulai Jadi Asisten Harian, OPPO Enco Buds3s Bawa AI Penerjemah hingga Gaming 47ms

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 17:53 WIB

Petrokimia Gresik Gandeng Freeport Amankan Bahan Baku Pupuk, Ada Ancaman dari Geopolitik

Petrokimia Gresik Gandeng Freeport Amankan Bahan Baku Pupuk, Ada Ancaman dari Geopolitik

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:50 WIB

Punya Kulit Sawo Matang? Ini 5 Lip Matte yang Bikin Wajah Makin Fresh

Punya Kulit Sawo Matang? Ini 5 Lip Matte yang Bikin Wajah Makin Fresh

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:50 WIB

PayLater Makin Diminati, Platform Jangan Asal Approve

PayLater Makin Diminati, Platform Jangan Asal Approve

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:49 WIB

×