Selama Pandemi, Banyak Ibu Memilih Menunda Hamil Lagi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 24 September 2021 | 14:09 WIB
Selama Pandemi, Banyak Ibu Memilih Menunda Hamil Lagi
Ilustrasi Ibu Hamil

Suara.com - Sebuah studi baru telah menemukan bahwa hampir setengah dari ibu-ibu dalam penelitian di kota New York mulai berhenti untuk hamil lagi setelah pandemi. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal medis JAMA Network Open.

Melansir dari Times of India, dipimpin oleh para peneliti di NYU Grossman School of Medicine, survei 1.179 ibu di New York City juga menemukan bahwa sepertiga perempuan yang telah berpikir untuk hamil sebelum pandemi belum mulai mengatakan mereka tidak lagi ingin hamil. 

"Temuan kami menunjukkan bahwa wabah awal Covid-19 tampaknya telah membuat perempuan berpikir dua kali tentang memperluas keluarga mereka dan dalam beberapa kasus, mengurangi jumlah anak-anak yang pada akhirnya akan dimiliki," kata penulis utama penulis dan epidemiologi Linda Kahn, PhD, Mph.

"Ini adalah contoh lain dari potensi konsekuensi jangka panjang dari pandemi di luar efek kesehatan dan ekonomi yang lebih jelas," tambah Kahn.

Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)
Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)

Kehamilan menjadi lebih berisiko dan lebih sulit selama pandemi. Kahn, asisten profesor di departemen pediatri dan kesehatan populasi di Nyu Langone Health, mencatat bahwa semua perempuan dalam penelitian ini sudah memiliki setidaknya satu anak usia 3 atau lebih muda.

Bukti awal telah mengidentifikasi penurunan kelahiran di Amerika Serikat selama pandemi virus corona.

Data baru-baru ini menunjukkan bahwa AS melihat sekitar 300.000 kelahiran lebih sedikit pada tahun 2020.

Namun, hingga saat ini, beberapa investigasi telah mengeksplorasi akar penyebab di balik keputusan individu untuk menunda kehamilan.

"Hasil ini menekankan bahwa virus corona telah mengambil tidak hanya pada orang tua individu tetapi mungkin pada tingkat kesuburan secara keseluruhan," kata studi senior penulis epidemiologi Melanie Jacobson, PhD, MPH. 

baca juga

Jacobson, seorang ilmuwan riset di Divisi Pediatri Lingkungan di Nyu Langone, memperingatkan bahwa investigasi ini hanya mencakup perempuan yang berencana untuk memiliki anak dan tidak memperhitungkan kehamilan yang tidak direncanakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cianjur Percepatan Vaksinasi Antisipasi Klaster Covid-19 di Kalangan Pelajar

Cianjur Percepatan Vaksinasi Antisipasi Klaster Covid-19 di Kalangan Pelajar

Bogor | Jum'at, 24 September 2021 | 12:57 WIB

Epidemiolog: Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman Mirip Influenza

Epidemiolog: Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman Mirip Influenza

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 13:13 WIB

Pandemi Covid-19 Memengaruhi Kesehatan Mental, Zendaya Sampai Pergi ke Terapis!

Pandemi Covid-19 Memengaruhi Kesehatan Mental, Zendaya Sampai Pergi ke Terapis!

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 13:05 WIB

Terkini

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 12:10 WIB

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:58 WIB

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

×