Aktivitas Fisik Sedang hingga Berat 3 Kali Lebih Bermanfaat daripada Berjalan Kaki

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 13:39 WIB
Aktivitas Fisik Sedang hingga Berat 3 Kali Lebih Bermanfaat daripada Berjalan Kaki
Ilustrasi berjalan (shutterstock)

Suara.com - Menurut penelitian baru, aktivitas fisik sedang atau berat 3 kali lebih besar manfaatnya bagi kesehatan seseorang daripada berjalan kaki.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam European Heart Journal meneliti kebiasaan olahraga dari 2.070 orang dewasa, yang mana sebagian kecil di antaranya seorang wanita yang berpartisipasi dalam Framingham Heart Study menggunakan akselerometer. Akselerometer adalah perangkat yang mengukur getaran atau percepatan suatu struktur.

Tes latihan kardiopulmoner menggunakan masker wajah atau corong untuk mengukur asupan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida untuk studi dilakukan dari 2016 hingga 2019 pada siklus stasioner untuk evaluasi yang komprehensif.

Menurut Dr Matthew Nayor, asisten profesor kedokteran Universitas Boston, peserta penelitian juga membawa pulang akselerometer untuk dikenakan di pinggang selama delapan hari setelah kunjungan studi.

Peneliti mengatakan sebagian besar temuannya konsisten di semua kategori usia, jenis kelamin, obesitas dan risiko kardiovaskular.

Ilustrasi Berjalan (Pexels/Yogendra)
Ilustrasi Berjalan (Pexels/Yogendra)

Peningkatan 17 menit aktivitas fisik sedang-berat per hari atau 2.312 langkah per hari atau pengurangan 249 menit waktu duduk per hari antara dua siklus pengujian berhubungan dengan penyerapan oksigen puncak 5 persen lebih tinggi.

Lalu, orang dengan langkah di atas rata-rata atau aktivitas fisik sedang menunjukkan nilai serapan oksigen puncak di atas rata-rata terlepas dari waktu menetap mereka per hari.

Sementara, aktivitas fisik sedang didefinisikan setara dengan kecepatan jalan 100 hingga 129 langkah per menit, aktivitas fisik kuat setara jalan lebih dari 130 langkah per menit dan aktivitas fisik rendah setara jalan kaki 60 hingga 99 langkah per menit.

Temuan ini memberikan penilaian terperinci mengenai hubungan berbagai jenis aktivitas fisik dengan ukuran kebugaran kardiorespirasi multidimensi dan menyarankan perubahan longitudinal yang menguntungkan dalam aktivitas fisik.

baca juga

Nayor menjelaskan bahwa penelitian ini muncul sebagai sarana untuk lebih memahami hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat kebugaran yang lebih tinggi.

"Kami berharap menemukan bahwa jumlah aktivitas fisik sedang-kuat yang lebih tinggi, seperti olahraga akan menghasilkan kinerja latihan puncak yang lebih baik," kata Nayor dikutip dari Fox News.

Tapi, Nayor dan tim penelitinya terkejut melihat bahwa aktivitas fisik dengan intensitas yang lebih tinggi juga lebih efisien daripada berjalan dalam meningkatkan kemampuan tubuh untuk mempertahankan tingkat pengerahan tenaga yang lebih rendah.

Bahkan, mereka juga tidak yakin jumlah langkah kaki per hari akan berdampak pada tingkat kebugaran puncak atau tidak.

Namun, mereka menemukan jumlah langkah kaki per hari terkait dengan tingkat kebugaran yang lebih tinggi dalam kelompok studinya. Apalagi, temuan ini konsisten di seluruh kategori usia, jenis kelamin dan status kesehatan.

Ahli jantung Boston Medical Center mencatat bahwa penelitian ini juga menunjukkan bahwa banyak efek negatif dari duduk dan tidak aktif secara fisik.

Menariknya, mereka menemukan bahwa peserta dengan nilai aktivitas tinggi pada satu penilaian dan nilai rendah pada objek lainnya selama 8 tahun memiliki tingkat kebugaran yang setara.

Nayor berharap penelitian ini bisa memberikan informasi yang berguna untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rajin Aktivitas Fisik dan Olahraga, Kok Tiba-tiba Susah Berjalan?

Rajin Aktivitas Fisik dan Olahraga, Kok Tiba-tiba Susah Berjalan?

Health | Kamis, 30 September 2021 | 13:12 WIB

Bagi Anak Laki-Laki, Aktif Olahraga Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental

Bagi Anak Laki-Laki, Aktif Olahraga Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental

Health | Selasa, 28 September 2021 | 16:30 WIB

Bukan Cuma Fisik, Anak Yang Aktif Olahraga Ternyata Juga Kurangi Risiko Gangguan Jiwa

Bukan Cuma Fisik, Anak Yang Aktif Olahraga Ternyata Juga Kurangi Risiko Gangguan Jiwa

Health | Senin, 27 September 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

×