Atasi Stunting, Edukasi Wajib Diberikan Sebelum Pasangan Menikah

M. Reza Sulaiman

Rabu, 06 Oktober 2021 | 22:35 WIB
Atasi Stunting, Edukasi Wajib Diberikan Sebelum Pasangan Menikah
Ilustrasi orangtua sedang mengukur tinggi badan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Edukasi terkait bahaya dan dampak stunting bagi tumbuh kembang anak perlu diberikan sejak awal, bahkan sebelum pasangan menikah dan memiliki anak.

Hal ini diungkap oleh Kepala Pusat Pendidikan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Lalu Makripuddin.

Ia mengatakan BKKBN terus melakukan edukasi pengasuhan pada keluarga sebagai upaya intervensi sensitif dalam mengatasi permasalahan stunting (kekerdilan) di Indonesia.

“Jadi kita akan mulai dari mempersiapkan kesehatan calon pengantin atau calon ibu. Memastikan asuhan ibu hamil, ibu pasca melahirkan dilakukan sesuai standar dan mendampingi ibu menyusui dan pengasuhan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK),” kata Lalu dikutip dari ANTARA.

Stunting hambat tinggi badan anak. (Shutterstock)
Stunting hambat tinggi badan anak. (Shutterstock)

Lalu menuturkan pemberian edukasi terkait pengasuhan pada anak, sangat penting untuk diketahui oleh keluarga sejak sebelum terjadinya konsepsi (pertemuan sel telur dengan sel sperma) sampai 1.000 hari pertama kehidupan anak setelah dilahirkan. Agar anak dapat tumbuh sehat dan terhindar dari stunting sampai dengan usia dua tahun.

Pengasuhan itu, kata dia, perlu mengandung tiga prinsip pengasuhan yakni Asah yang merupakan kebutuhan stimulasi mental, Asih yang mencakup kebutuhan emosi dan kasih sayang serta Asuh yakni kebutuhan biomedis seperti pemberian ASI, asupan gizi dan imunisasi.

Berdasarkan continuum of care, pemberian edukasi mengenai pengasuhan 1.000 hari pertama kehidupan anak, perlu dilakukan dalam tiga fase yang di mulai pada fase kehamilan ibu, pengasuhan pada anak sejak berusia usia nol hingga enam bulan sampai pengasuhan pada anak sejak berusia tujuh hingga 24 bulan.

“Pada masa hamil, kita perhatikan gizi, periksa kehamilan dengan baik, simulasi menjaga kesehatan fisik, kelola emosi dilakukan dengan hobi atau kebiasaan yang menyenangkan dan mudah dilakukan pada fase hamil,” kata dia menjelaskan pengasuhan yang dilakukan pada fase kehamilan.

Pada fase ini, dia menyebutkan suami memiliki peran yang sangat penting untuk terus memberikan perhatian dan dukungan setiap saat kepada ibu yang sedang hamil, memperhatikan perkembangan janin dan membantu pekerjaan rumah atau menolong istri mengatasi keluhan.

baca juga

Lebih lanjut dia menjelaskan bagi pengasuhan pada bayi usia nol hingga enam bulan, dia menyarankan untuk melakukan persalinan atau melahirkan di bidan atau dokter. Setelah melahirkan ibu perlu melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif.

Pada saat menyusui, dia meminta ibu untuk tidak bermain gadget atau menonton televisi apalagi membawa makanan atau minuman panas serta berada dekat dengan benda tajam. Dia menyarankan untuk para ibu fokus pada proses menyusui sambil mengajak anak berbicara.

Selanjutnya, perlu dilakukan pemantauan rutin untuk memeriksa tumbuh kembang bayi melalui kartu kembang anak (KKA) dan kartu identitas anak (KIA).

Lalu menuturkan, orang tua harus memastikan tidak ada kelainan status gizi dan tumbuh kembang pada anak sehingga akan lebih mudah diobati bila terdeteksi dari awal.

Sedangkan pada anak usia tujuh sampai 24 bulan, Lalu mengatakan anak dapat mulai diberikan makanan pendamping ASI, yang dilengkapi dengan pemberian vaksin dan vitamin untuk mencegah berbagai penyakit. Orang tua juga perlu menstimulasi tumbuh kembang anak dengan benar melalui penerapan pengasuhan yang positif dan bijak sesuai dengan usia anak.

Lalu mengatakan, 1.000 hari pertama kehidupan anak merupakan periode emas yang perlu digunakan sebaik-baiknya untuk memberikan pengetahuan-pengetahuan yang dapat meningkatkan kesehatan ibu, khususnya dalam memberikan edukasi soal asupan gizi pada anak sejak dalam kandungan, untuk dapat mencegah anak lahir stunting.

“1.000 hari pertama kehidupan yang merupakan periode emas itu, akan menjadi perhatian utama kita ke depan. Kita akan mulai dari pemuda sebagai calon pasangan usia subur,” ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Targetkan Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun

Pramono Targetkan Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:28 WIB

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 11:51 WIB

PT Pegadaian Berkolaborasi dengan POGI Menggelar Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

PT Pegadaian Berkolaborasi dengan POGI Menggelar Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

Health | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga

Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga

Health | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:35 WIB

CEK FAKTA: Menguji Klaim Prabowo Soal MBG, Stunting 25 Persen dan Realita di Papua

CEK FAKTA: Menguji Klaim Prabowo Soal MBG, Stunting 25 Persen dan Realita di Papua

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:12 WIB

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:15 WIB

BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:45 WIB

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 16:23 WIB

BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional

BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×