Menyesakkan, Mayoritas Ibu Tak Tahu Seberapa Menyakitkan dan Mematikan Sunat Perempuan

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 20:05 WIB
Menyesakkan, Mayoritas Ibu Tak Tahu Seberapa Menyakitkan dan Mematikan Sunat Perempuan
Ilustrasi alat bedah untuk sunat, khitan, atau sirkumsisi. (Shutterstock)

Suara.com - Saking bahayanya Pemotongan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) natau sunat perempuan yang dipraktikan dukun hingga bidan bersalin, kerap juga disebut mutilasi kelamin perempuan.

Mirisnya peneliti sunat perempuan Rena Herdiyani mengatakan sebagian besar ibu yang memiliki bayi perempuan dan menyunat putrinya, tidak tahu manfaat kesehatan dari tindakan yang diambilnya

Kata Rena, sebagian besar ibu tersebut hanya tahu sunat perempuan dianjurkan dalam agama islam, dan tidak tahu konsekuensi dan dampak kesehatan yang akan dialami putrinya.

"Jadi sebenernya masyarakat itu nggak tahu bahwa tidak ada dampak kesehatannya. Mereka hanya mengatakan bahwa ini adalah ajaran agama, ini adalah tradisi, mereka tidak tahu bahkan membahayakan," ujar Rena saat konferensi pers, penelitian Kalyanamitra, Jumat (15/10/2021).

ilustrasi vagina. (Shutterstock)
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Rena juga menambahkan, karena kebanyakan sunat perempuan dilakukan saat masih bayi, dan si bayi menangis karena berdarah, para ibu ini hanya menganggap sunat perempuan sebagai praktik biasa.

"Padahal anak bayi nggak bisa ngomong, bisanya nangis, kita bisa bayangkan kasihan, ketika klitoris yang seujung kuku itu, kecil sekali pada bayi perempuan itu dioprek pakai jarum suntik, guntung, bahkan silet, pasti sakit sekali," tutur Rena dengan rasa miris.

Seperti diketahui klitoris di vagina alat kelamin perempuan dipenuhi dengan berbagai saraf yang sangat sensitif, dan merangsang semua indera tubuh.

Sehingga jangankan disentuh yang akan membuat bayi tidak nyaman, parahnya pada sunat perempuan, bagian ini kerap dipotong dan dihilangkan tanpa obat bius yang bisa membuat pendarahan serta rasa sakit yang tiada tara.

"Pasti dia sakit sekali sampai dia menangis, cuma dia nggak bisa ngomong aja," pungkas Rena.

baca juga

Perlu diketahui, sunat perempuan dipastikan tidak punya manfaat kesehatan yang bisa diperoleh, berbeda dengan sunat pada lelaki. Bahkan sunat perempuan cenderung berbahaya yang bisa mengakibatkan pendarahan hingga kematian.

Infeksi pada sunat perempuan umumnya disebabkan oleh penggunaan alat yang tidak steril dan tidak ada standar khusus. Beberapa alat yang digunakan sunat perempuan sangatlah berisiko dari jarum suntik, silet, gunting kuku, bahkan hingga koin.

Perlu diketahui juga praktik sunat perempuan tidak ada dalam aturan kedokteran manapun di dunia, karena tidak dipelajari, tidak perlu dan berbahaya.

Akibat yang tidak dipelajari, maka praktik sunat perempuan ini tidak ada satupun yang memiliki izin di dunia medis, sehingga tidak ada satupun orang, bidan, atau dokter yang bisa bertanggungjawab atau berkompetensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Sebabkan Gangguan Menstruasi, Sunat Perempuan juga Berisiko Kematian

Tak Hanya Sebabkan Gangguan Menstruasi, Sunat Perempuan juga Berisiko Kematian

Health | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 18:30 WIB

5 Manfaat Sunat Bagi Laki-laki, Bisa Turunkan Risiko Rendah Tertular HIV

5 Manfaat Sunat Bagi Laki-laki, Bisa Turunkan Risiko Rendah Tertular HIV

Batam | Rabu, 29 September 2021 | 22:00 WIB

Viral, Diduga Habis Sunat, Bocah Ini Nangis Histeris, Warganet: Dipukul Pahanya

Viral, Diduga Habis Sunat, Bocah Ini Nangis Histeris, Warganet: Dipukul Pahanya

Kaltim | Jum'at, 24 September 2021 | 15:20 WIB

Terkini

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 07:46 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:44 WIB

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:42 WIB

×