Survei: 25 Persen Balita Indonesia Pergi ke PAUD Tidak Sarapan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:20 WIB
Survei: 25 Persen Balita Indonesia Pergi ke PAUD Tidak Sarapan
Ilustrasi anak sedang sarapan. (Shutterstock)

Suara.com - Sarapan menjadi salah satu momen untuk mendapatkan asupan penting sebelum memulai kegiatan sehari-hari. Sayangnya, masih banyak masyarakat terutama dai kelas menegah ke bawah yang sulit untuk mendapatkan sarapan.

Hasil riset Foodbank of Indonesia (FOI) tahun 2020 menunjukkan bahwa 27 persen balita Indonesia pergi ke sekolah (PAUD) dalam keadaan lapar karena tidak sarapan.

Bahkan, di wilayah padat penduduk di perkotaan mencapai 40-50 persen balita. Hal tersebut didukung oleh data dari Kemenkes RI tahun 2018, setidaknya 1 dari 3 balita di Indonesia mengalami stunting.

Salah satu hal yang harus menjadi perhatian adalah perilaku makan anak yang sangat dipengaruhi oleh orang tua.

Situasi tersebut yang membuat FOI Kampanye Bikin Dapur Ngebul di salah satu Kebun Pangan Komunitas (KEPAK) di Kembangan, Jakarta Barat.

Dalam keterangannya, kegiatan memasak langsung di dapur menjadi strategi tepat untuk dalam pemberian makanan terbaik untuk anak.

Bicara soal saraan, orangtua atau pendamping memiliki peranan penting dalam menciptakan kebiasaan makanan anak. Inisiasi Foodbank of Indonesia bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Fakultas Teknologi Pertanian UGM (FTP-UGM) melalui kampanye Bikin Dapur Ngebul mengajak setiap keluarga ciptakan kebiasaan makan yang sehat khususnya dengan mengolah pangan lokal salah satunya adalah ikan.

Menurut Direktur Pemasaran Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud SP. M.Sc , membentuk kebiasaan makan yang baik pada anak harus dibangun sejak dini salah satunya dengan memperkenalkan olahan ikan.

“Kampanye Bikin Dapur Ngebul menjadi sebuah contoh sebuah aksi untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dengan sehat. Salah satunya dengan pemberian olahan ikan bagi anak karena ikan memiliki banyak manfaat seperti untuk perkembangan otak anak. Selain itu, ikan mudah didapatkan dengan harga terjangkau” tutur Machmud.

baca juga

Sementara itu, pendiri Foodbank of Indonesia, M. Hendro Utomo,  mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan  sebuah ajakan untuk peduli terhadap kebiasaan pemberian makan pada anak dengan kembali menghidupkan dapur dengan menggunakan bahan pangan lokal seperti ikan.

“Kebiasaan makan anak dibentuk dan dimulai dari orang terdekat yaitu orang tua dan keluarganya padahal hal tersebut akan berpengaruh terhadap kesesuaian pemenuhan kebutuhan gizi anak. Bersama dengan KKP, FTP UGM dan para mitra berharap pergerakan ini dapat mendukung tumbuh kembang anak Indonesia lebih optimal” Ujar Hendro.

Menurut Dekan FTP UGM Eni Harmayani, pengolahan makanan yang tepat menjadi hal penting dalam pemberian makanan sehat bagi anak.

“Melalui tahapan 5M yaitu, mengumpulkan, meramu, mengolah, mendistribusikan dan makan bersama menjadi harapan agar makanan yang diberikan pada anak-anak kita terjamin sehat dan mendukung dalam tumbuh kembangnya salah satunya juga dengan menggunakan bahan pangan lokal seperti ikan” Ungkap Eni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Sandwich Kekinian ala Jiwa Toast, Cocok Dijadikan Menu Sarapan

Resep Sandwich Kekinian ala Jiwa Toast, Cocok Dijadikan Menu Sarapan

Lifestyle | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:05 WIB

Kasus Stunting di Bantul Naik, Jadi Fokus Utama Kebijakan Pemkab

Kasus Stunting di Bantul Naik, Jadi Fokus Utama Kebijakan Pemkab

Jogja | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:42 WIB

Termasuk Menu Sarapan Paling Populer, Sereal Ternyata Pilihan Buruk

Termasuk Menu Sarapan Paling Populer, Sereal Ternyata Pilihan Buruk

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×