Osteoporosis Bukan Penyakit Lansia, Pencegahannya Harus Sejak Usia Muda

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:42 WIB
Osteoporosis Bukan Penyakit Lansia, Pencegahannya Harus Sejak Usia Muda
Ilustrasi pencegahan osteoporosis. (shutterstock)

Suara.com - Osteoporosis atau pengeroposan tulang kerap diidentikkan dengan kondisi kesehatan orang lanjut usia (lansia). Meski usia memang meningkatkan faktor risiko terjadinya osteoporosis, namun dokter menekankan bukan berarti tidak bisa dicegah.

Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dr. Bagus Putu Putra Suryana, SpPD-KR., mengatakan kalau pencegahan osteoporosis harus dilakukan sejak usia muda dengan memastikan asupan kalsium tercukupi.

"Kalau sudah lanjut usia sulit mencegahnya. Walaupun tetap bisa kita lakukan, tapi sudah agak terlambat karena osteoporosis dapat dicegah kalau kita mau mulai sejak dini. Jadi masa kanak-kanak pada awal masa kehidupan," kata dokter Bagus dalam webinar Hari Osteoporosis bersama Anlene, Selasa (19/10/2021).

Sejak usia anak hingga batas usia 30 tahun, asupan kalsium harus bisa tercukupi. Tujuannya agar mencapai masa puncak kepadatan tulang dan bisa mencegah osteoporosis saat lansia.

Selain asupan kalsium, kecukupan nutrisi lain, juga aktivitas fisik teratur penting dilakukan untuk melatih kepadatan tulang.

"Aktivitas fisik tidak teratur pada anak-anak yang sering main di tempat saja, main game, itu sulit berubah. Jadi hidup yang sehat, nutrisi yang lengkap bisa mencapai kepadatan tulang yang tinggi," pesan dokter Bagus.

Ia mengingatkan, osteoporosis bisa terjadi tanpa disadari lantaran gejalanya tak nampak. Tetapi, saat terjadi benturan walaupun hanya ringan, risikonya bisa menyebabkan mudah patah tulang.

Risiko itulah yang membuat ancaman osteoporosis sama pentingnya dengan penyakit tidak menular lain, seperti stroke, penyakit jantung, dan juga diabetes.

"Karena osteoporosis menimbulkan patah tulang ini sudah terlambat. Inilah akibat dari osteoporosis akan menimbulkan berbagai patah tulang pada lengan, paha, di mana dilaporkan setiap 3 detik di dunia terjadi patah tulang," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saking Rapuhnya, Penderita Osteoporosis Bisa Alami Patah Tulang Hanya Gara-Gara Batuk

Saking Rapuhnya, Penderita Osteoporosis Bisa Alami Patah Tulang Hanya Gara-Gara Batuk

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:13 WIB

Hari Osteoporosis Sedunia 2021: Raisa Andriana Ingatkan Pentingnya Kesehatan Tulang

Hari Osteoporosis Sedunia 2021: Raisa Andriana Ingatkan Pentingnya Kesehatan Tulang

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:10 WIB

Jelang Hari Osteoporosis Sedunia, Yuk Jaga Kesehatan Tulang dari Sekarang!

Jelang Hari Osteoporosis Sedunia, Yuk Jaga Kesehatan Tulang dari Sekarang!

Health | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 13:23 WIB

Terkini

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 16:47 WIB

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:33 WIB

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:30 WIB

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

News | Sabtu, 26 September 2026 | 16:24 WIB

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:20 WIB

×