Perut Kram Saat Menstruasi, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 25 Oktober 2021 | 18:55 WIB
Perut Kram Saat Menstruasi, Bisa Jadi Ini Sebabnya
Kram Menstruasi (Envato)

Suara.com - Kram selama menstruasi adalah hal umum yang kerap dialami oleh perempuan. Biasanya itu menandakan permulaan siklus menstruasi.

Kram saat menstruasi juga biasanya berhubungan dengan rasa sakit, ketidaknyamanan, dan kembung. Namun, dalam kasus tertentu, seorang perempuan mungkin mengalami kram perut bahkan saat tidak sedang menstruasi.

Lantas apa sebenarnya penyebabnya? Dilansir dari Healthshots, Dr Uma Vaidyanathan, Konsultan Senior, Obstetri dan Ginekologi, Rumah Sakit Fortis, Shalimar Bagh, Delhi mengungkapkan penyebabnya.

Dr Vaidyanathan menjelaskan bahwa saat akan mulai menstruasi, perempuan bisa mengalami kram, yang bermanifestasi dalam bentuk ketidaknyamanan punggung bawah.

Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)
Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)

Kondisi itu diikuti dengan rasa sakit di daerah perut bagian bawah, dan kemudian mengakibatkan pendarahan. Ini adalah pola menstruasi yang biasa, dia menyoroti, dan rasa sakitnya berhubungan dengan ovulasi.

“Ovulasi berarti pelepasan sel telur dan terjadi interaksi hormonal yang baik yang menyebabkan rasa sakit,” ujarnya.

Perempuan juga bisa mengalami kram saat tidak sedang menstruasi, dan itu terkait dengan faktor-faktor tertentu, seperti yang disebutkan oleh Dr. Vaidyanathan.

Untuk itu kamu harus mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami faktor-faktor berikut:

Gangguan menstruasi: entah ada beberapa gangguan atau keterlambatan dalam pola menstruasi, untuk bulan tertentu. Ini adalah penyebab umum kram bahkan ketika menstruasi belum terjadi.

Baca Juga: Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin C Bisa Ganggu Silus Menstruasi, Benarkah?

Kehamilan

Jika seorang perempuan aktif secara seksual dan mengalami sakit perut bagian bawah, saat tidak sedang menstruasi, maka dia harus melakukan tes kehamilan urin. Jika seseorang hamil, maka beberapa rasa sakit adalah normal, namun tidak boleh terlalu banyak sehingga mengganggu fungsi sehari-hari.

Rasa sakit yang terus-menerus juga bisa menandakan kehamilan ektopik, yang berarti bahwa kehamilan tidak ditanamkan di dalam rahim tetapi di luarnya. Ini bisa menjadi alasan kram.

Faktor lain

Jika seseorang tidak hamil, maka dokter dapat meresepkan obat pereda nyeri, dan meminta pasien untuk menunggu selama seminggu. Jika tidak ada perbaikan dalam keparahan nyeri, dokter akan menyarankan USG untuk memeriksa ketebalan lapisan rahim, atau mengidentifikasi kista ovarium.

Tergantung pada diagnosisnya, dokter kemudian dapat meresepkan obat pereda nyeri, antibiotik untuk infeksi di daerah panggul atau saluran kemih, atau dukungan hormonal selama 3 hingga 4 hari jika terjadi keterlambatan menstruasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI