Studi: Menyusui Bisa Cegah Penurunan Kognitif pada Ibu dalam Jangka Panjang

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:04 WIB
Studi: Menyusui Bisa Cegah Penurunan Kognitif pada Ibu dalam Jangka Panjang
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Sebuah studi batu menemukan menyusui bisa memberikan manfaat kesehatan tidak hanya pada anak, tetapi juga manfaat kognitif bagi ibu dalam jangka panjang.

Para peneliti di University of California, Los Angeles, melakukan penelitian yang menemukan bahwa wanita di atas usia 50 tahun yang menyusui anaknya memiliki kinerja lebih baik dalam tes kognitif dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah menyusui.

Sebelumnya, banyak penelitian telah menemukan bahwa menyusui akan membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang anak. Tapi, penelitian ini hanya salah satu dari beberapa studi yang mencari efek jangka panjang bagi wanita menyusui.

"Temuan kami menunjukkan kinerja kognitif lebih jauh lebih baik di antara wanita usia 50 tahun yang menyusui. Hal ini menunjukkan bahwa menyusui mungkin berfungsi sebagai neuroprotektif di kemudian hari," kata Molly Fox, penulis studi dikutip dari Fox News.

Penelitian berjudul "Wanita Menyusui Memiliki Kemampuan Kognitif Luar Biasa Setelah Usia 50 Tahun" ini menegaskan bahwa efek biologis dari menyusui dan efek psikososial, seperti peningkatan regulasi stres bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi otak ibu.

Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Karena, menyusui juga bisa membantu mengatur stres, meningkatkan ikatan bagi dan menurunkan risiko depresi pascamelahirkan yang menunjukkan adanya manfaat neurokognitif akut bagi ibu. Peneliti menduga hal ini itu juga bisa dikaitkan dengan risiko penurunan kognitif yang lebih rendah diantara pada ibu menyusui seiring bertambah usia.

Adapun peserta dalam penelitian ini adalah wanita di atas usia 50 tahun. Mereka melakukan serangkaian tes psikologis yang mengukur pembelajaran, ingatan yang tertunda, fungsi eksekutif dan kecepatan pemrosesan.

Hasilnya menunjukkan bahwa wanita yang pernah menyusui pada satu titik kehidupannya memiliki penampilan dan kondisi kognitif lebih baik dibandingkan wanita yang tidak menyusui.

Studi ini juga menemukan bahwa jumlah waktu yang dihabiskan untuk menyusui berkaitan dengan kinerja kognitif yang lebih baik pada wanita.

Studi lebih lanjut masih diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan antara riwayat menyusui wanita dan kinerja kognitif dalam kelompok wanita yang lebih besar, serta lebih beragam secara geografis.

Jadi, penting untuk lebih memahami implikasi kesehatan menyusui bagi wanita karena mengingat wanita lebih jarang menyusui untuk periode waktu yang lebih pendek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Saffron, Kaya Antioksidan hingga Bantu Mencegah Depresi

4 Manfaat Saffron, Kaya Antioksidan hingga Bantu Mencegah Depresi

Lifestyle | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:55 WIB

7 Manfaat Buah Alpukat bagi Kesehatan, Sahabat Diet Sehat sampai Bantu Cegah Kanker

7 Manfaat Buah Alpukat bagi Kesehatan, Sahabat Diet Sehat sampai Bantu Cegah Kanker

Lifestyle | Senin, 25 Oktober 2021 | 07:35 WIB

5 Penyebab Kucing Stres yang Jarang Disadari Oleh Pemilik

5 Penyebab Kucing Stres yang Jarang Disadari Oleh Pemilik

Lifestyle | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:46 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB