alexametrics

Penuhi Kebutuhan Vaksin COVID-19, Korea Selatan Siap Produksi Vaksin Sputnik

M. Reza Sulaiman
Penuhi Kebutuhan Vaksin COVID-19, Korea Selatan Siap Produksi Vaksin Sputnik
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Kebutuhan vaksin COVID-19 yang semakin tinggi membuat Korea Selatan berencana memproduksi vaksin di negaranya.

Suara.com - Kebutuhan vaksin COVID-19 yang semakin tinggi membuat Korea Selatan berencana memproduksi vaksin di negaranya.

Demi mewujudkan hal tersebut, perusahaan bioteknologi Korea Selatan GL Rapha telah mengantongi izin regulator Rusia untuk memproduksi sekaligus memasarkan keluarga vaksin COVID-19 Sputnik V.

Keterangan dari Russian Direct Investment Fund (RDIF), mengatakan sertifikasi itu membuka jalan bagi produksi vaksin asing pertama untuk meringankan krisis pasokan dan memungkinkan GL Rapha melakukan produksi secara penuh, berbeda dengan manufaktur asing lainnya yang mengandalkan material yang dipasok oleh Rusia.

Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

"Ini pertama kalinya mitra produksi asing RDIF mengantongi sertifikat GMP (good manufacturing practice)," kata keduanya melalui pernyataan bersama.

Baca Juga: Satgas COVID-19: 69 Juta Penduduk Indonesia Sudah Dapat Vaksinasi COVID-19 Lengkap

RDIF dan GL Rapha sepakat memproduksi lebih dari 150 juta dosis vaksin Sputnik V per tahun.

"Secara keseluruhan kontrak RDIF sebelumnya dengan mitra asing memungkinkan produksi tahunan lebih dari 1 miliar dosis vaksin Sputnik V dan Sputnik Light setiap tahun di luar Rusia," kata perusahaan. [ANTARA]

Komentar