Jus Buah yang Disaring Tidak Sehat Karena Seratnya Hilang? Begini Kata Dokter Zaidul Akbar

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:58 WIB
Jus Buah yang Disaring Tidak Sehat Karena Seratnya Hilang? Begini Kata Dokter Zaidul Akbar
Ilustrasi ragam jus buah. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang merekomendasikan jus buah yang dibuat dengan blender daripada juicer. Pasalnya, jus buah yang dibuat dengan blender masih mengandung serat. Hal ini berbeda dengan jus buah yang dibuat menggunakan juicer, di mana seratnya sudah hilang karena tersaring.

Tapi, benarkah jus buah tanpa serat tidak sehat?

Menurut dr. Zaidul Akbar, kandungan serat seperti buah apel, pir, jambu dan lain sebagainya tidak hanya terkandung di bagian kulit, tapi juga terkandung dalam daging buah.

"Jadi kalau serat itu senyawa, kalau bicara jus blender kemudian disaring nanti mereka menganggap hasil saringan tadi tidak ada seratnya, sebenarnya nggak juga," ungkapnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip suara.com, Kamis (28/10/2021).

Dokter pencetus jurus sehat rasulullah (JSR) itu menerangkan bahwa buah sudah terdiri dalam satu kesatuan utuh, dan serat juga terkandung dalam cairan buah, sehingga kandungan serat tidak akan hilang dalam jus buah yang disaring.

Hal ini sebagaimana dibuktikan lewat mekanisme tubuh, meskipun konsumsi jus buah yang disaring, tapi efeknya akan tetap bisa melancarkan pencernaan.

"Dibuktikan ada yang minum jus, BAB bermasalah, minum air buah yang saring aja sudah bisa BAB lancar. Jadi serat bukan dalam bentuk fisik saja, tapi sudah bercampur dengan sari atau air yang diblender pakai sayuran dan buah," paparnya.

Meski jus buah cenderung baik untuk pencernaan, tapi dr. Zaidul mengingatkan kelemahan dari jus buah adalah membuat organ mulut tidak bekerja, alhasil tidak bisa menghasilkan enzim atau bakteri baik yang ada di mulut.

"Tapi jika saya diberi pilihan, antara makan buah sama jus buah, saya akan pilih makan buah," tutur dr. Zaidul

Selain itu, hal penting yang perlu diperhatikan adalah kandungan gula dalam jus buah yang harus diwaspadai.

Perlu diingat juga jika buah sudah manis, menambah gula yang terlalu banyak saat membuat jus hanya akan memicu penyakit diabetes dan berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Sehat Mana, Donor Darah atau Bekam? Ini Kata Dokter Zaidul Akbar

Lebih Sehat Mana, Donor Darah atau Bekam? Ini Kata Dokter Zaidul Akbar

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:56 WIB

7 Jus Penurun Darah Tinggi, Mudah Dicari dan Bisa Bikin Sendiri

7 Jus Penurun Darah Tinggi, Mudah Dicari dan Bisa Bikin Sendiri

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:31 WIB

Biasakan Anak Makan Buah dan Sayur, Dokter Zaidul Akbar: Gunakan Prinsip Otoriter!

Biasakan Anak Makan Buah dan Sayur, Dokter Zaidul Akbar: Gunakan Prinsip Otoriter!

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 12:08 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB