Panjang Kaki Anak Ayu Ting Ting Berbeda, Ketahui Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 11:00 WIB
Panjang Kaki Anak Ayu Ting Ting Berbeda, Ketahui Penyebabnya!
Ayu Ting Ting dan putrinya, Bilqis Khumairah Razak. [Instagram]

Suara.com - Baru-baru ini, Ayu Ting Ting membuat konten YouTube bersama Bima Aryo mengenai pijat kretek atau chiropractic. Di tengah video, Bilqis, anak Ayu Ting Ting meminta untuk pijat kretek.

Bima Aryo pun sempat menyampaikan manfaat kretek atau chiropractic ini pada anak-anak. Sebelum ia mulai melakukan kretek pada Bilqis, ia meminta anak Ayu Ting Ting berbaring untuk mengukur panjang kakinya.

Saat itulah, Bima Aryo menemukan ketidakwajaran pada kaki Bilqis. Ia menunjukkan kepada Ayu Ting Ting bahwa panjang kaki Bilqis berbeda antara keduanya.

"Aku syok banget. Yu, tapi Ayu nggak tahu ini Yu? Sumpah demi Allah?" tanya Bima Aryo dalam channel YouTube Qiss You TV.

"Nggak tahu a', demi Allah. Itu jauh banget bedanya," sahut Ayu Ting Ting.

Bilqis saat dikretek Bima Aryo (YouTube.com)
Bilqis saat dikretek Bima Aryo (YouTube.com)

Memiliki satu kaki yang lebih panjang dari yang lain adalah kondisi yang relatif umum. Kondisi ini dikenal sebagai perbedaan panjang kaki. Beberapa Penelitian menunjukkan bahwa 40-70 persen orang memiliki beberapa bentuk perbedaan panjang kaki (LLD).

Perbedaan panjang kaki bisa berkisar dari sepersekian inci hingga beberapa inci. Semakin besar perbedaannya, maka semakin besar kemungkinan orang tersebut mengalami masalah dengan gaya berjalan, postur dan rasa sakit.

Dilansir dari Medical News Today, ada dua jenis perbedaan panjang kaki, yakni fungsional dan struktural. Jenis-jenis ini memiliki penyebab yang berbeda-beda.

1. Perbedaan panjang kaki fungsional

Pada LLD fungsional, tulang kaki memiliki panjang yang sama. Tapi, satu kaki terlihat lebih panjang dari lainnya karena ada masalah tubuh bagian panggul, pinggul, lutut, kaki dan pergelangan kaki.

Pada anak-anak, LLD fungsional dapat terjadi ketika seorang anak dilahirkan dengan masalah yang mengubah keselarasan pinggul mereka. Pada orang dewasa, LLD fungsional dapat diakibatkan oleh nyeri kronis atau artritis dan masalah terkait pada tulang belakang, pinggul, atau lutut.

Kondisi neuromuscular juga bisa menjadi penyebab LLD fungsional. Karena, kondisi ini bisa mempengaruhi keselarasan dan postur tubuh seseorang. Dalam beberapa kasus, olahraga pun bisa menyebabkan LLD fungsional.

2. Perbedaan panjang kaki struktural

LLD structural bisa terjadi ketika salah satu tulang paha atau tulang kering lebih pendek di satu kaki daripada yang lain. Kondisi ini biasanya muncul ketika lahir, tetapi juga bisa terjadi ketika anak tumbuh.

Beberapa penyebab potensial perbedaan panjang kaki structural meliputi cedera tulang, cedera, penyakit tulang, tumor tulang, dan juvene arthritis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saking Rapuhnya, Penderita Osteoporosis Bisa Alami Patah Tulang Hanya Gara-Gara Batuk

Saking Rapuhnya, Penderita Osteoporosis Bisa Alami Patah Tulang Hanya Gara-Gara Batuk

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:13 WIB

Kecelakaan Patah Tulang, Kaki Bocah Batam Aditia Sulta Membusuk Infeksi

Kecelakaan Patah Tulang, Kaki Bocah Batam Aditia Sulta Membusuk Infeksi

Batam | Kamis, 11 Maret 2021 | 12:41 WIB

Suami Ersa Mayori Alami Patah Tulang Kaki, Begini Pertolongan Pertamanya!

Suami Ersa Mayori Alami Patah Tulang Kaki, Begini Pertolongan Pertamanya!

Health | Rabu, 11 September 2019 | 09:36 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB