Cegah Infeksi Demam Berdarah, Cobalah Lakukan Langkah Perlindungan Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 13:00 WIB
Cegah Infeksi Demam Berdarah, Cobalah Lakukan Langkah Perlindungan Ini!
Ilustrasi nyamuk demam berdarah (Freepik/jcomp)

Suara.com - Demam berdarah adalah penyakit menular yang biasanya muncul dan meningkat selama musim dingin. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang berasal dari gigitan nyamuk aedes aegypti.

Sayangnya dilansir dari Times of India, kita sulit membedakan gigitan nyamuk biasa dan gigitan nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah. Karena itu, Anda perlu mengenali gejala infeksi demam berdarah.

Nyamuk demam berdarah juga cenderung paling aktif di siang hari. Tapi, risiko infeksinya paling mungkin terjadi pada pagi dan sore hari. Menurut Penelitian, nyamuk paling aktif di siang hari, sekitar 2 jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam.

Ciri lain yang mencolok dari gigitan demam berdarah adalah tempat di mana nyamuk menggigit seseorang. Nyamuk penyebab demam berdarah ini biasanya menyerang bagian tubuh sekitar pergelangan kaki dan siku.

Meskipun membedakan gigitan nyamuk biasa dan gigitan nyamuk penyebab demam berdarah, tidak semua gigitan nyamuk akan menyebabkan demam berdarah.

demam berdarah. (Shutterstock)
demam berdarah. (Shutterstock)

Infeksi demam berdarah lebih disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti yang biasanya melonjak selama iklim tropis dan tidak bisa bertahan hidup selama musim dingin.

Masa inkubasi virus dengue itu terjadi antara waktu pertama kali seserang digigit nyamuk aedes aegypti hingga tubuh mulai terinfeksi pada 4-10 hari. Tapi, para ahli mengatakan bahwa gejala bisa muncul di mana sana yang menyebabkan gejala berbeda-beda, tergantung pada faktor risiko, usia, dan penyakit yang sudah ada sebelumnya.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda demam berdarah pada tahap awal hingga ketika infeksi mulai memburuk. Tanda-tanda awal infeksi vdemam berdarah ini meliputi:

  1. Demam tinggi
  2. Pegal-pegal
  3. Menggigil, lemah dan lelah
  4. Sakit sendi dan tulang
  5. Nyeri di perut
  6. Ruam dan Kemerahan pada mata
  7. Mual dan muntah

Ingatlah bahwa demam berdarah adalah penyakit menular yang bisa dilawan melalui perawatan medis dan tindakan pencegahan. Karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi demam berdarah.

  1. Membersihkan dan mendisinfeksi sumber air yang tergenang dan menghindari genangan air
  2. Ganti air di pot, stand dan tempat makan burung setiap hari
  3. Cobalah untuk mengenakan pakaian panjang untuk menghindari gigitan nyamuk
  4. Menggunakan obat nyamuk
  5. Gunakan minyak esensial, semprotan dan kelambu untuk menghindari nyamuk
  6. Tingkat kekebalan tubuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trombosit Zaskia Adya Mecca Rendah, Apa Pentingnya Trombosit Normal?

Trombosit Zaskia Adya Mecca Rendah, Apa Pentingnya Trombosit Normal?

Health | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 11:23 WIB

Zaskia Adya Mecca Demam Berdarah, Ketahui Gejala dan Fase Infeksinya!

Zaskia Adya Mecca Demam Berdarah, Ketahui Gejala dan Fase Infeksinya!

Health | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 10:43 WIB

Ahli Prediksi Flu dan DBD Bisa Picu Gelombang Ketiga Virus Corona Covid-19

Ahli Prediksi Flu dan DBD Bisa Picu Gelombang Ketiga Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB