Ibu Hamil Sebaiknya Batasi Konsumsi Ikan, Begini Kata Studi

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 15:23 WIB
Ibu Hamil Sebaiknya Batasi Konsumsi Ikan, Begini Kata Studi
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Konsumsi ikan menawarkan manfaat bagi wanita hamil. Namun, selama bertahun-tahun, dokter menasihati ibu hamil untuk menghindari makan terlalu banyak ikan karena kekhawatiran akan dampak merkuri pada sistem saraf bayi yang sedang berkembang.

Dalam Studi Yunani yang muncul di JAMA Pediatrics, menemukan ibu hamil yang makan ikan lebih dari tiga kali per minggu mengalami peningkatan risiko memiliki bayi yang tumbuh dengan cepat dan kemudian menjadi gemuk di masa kanak-kanak.

Hal itu karena polutan dari air dapat mengganggu perkembangan sistem hormon janin, kata peneliti.

Dilansir dari Parents, untuk mencapai kesimpulan mereka, para peneliti melihat gabungan dari 15 penelitian yang diterbitkan sebelumnya termasuk lebih dari 26.000 wanita hamil dan anak-anak mereka selama 15 tahun.

Anak-anak yang lahir di berbagai negara Eropa dan Massachusetts, dianalisis dengan interval dua tahun hingga mereka mencapai usia 6 tahun.

Asupan ikan sedang tiga kali per minggu atau kurang menunjukkan tidak ada korelasi dengan pertumbuhan yang cepat atau obesitas.

Tetapi para peneliti mencatat wanita yang makan makanan laut lebih sering memiliki 22 persen peningkatan risiko melihat efek ini.

Menariknya, tampaknya lebih menonjol pada anak perempuan dibandingkan anak laki-laki. Namun peneliti tidak mengatakan apakah ada hubungannya dengan perbedaan hormonal mereka.

Penulis utama studi Dr. Leda Chatzi, asisten profesor epidemiologi nutrisi di Universitas Kreta di Yunani, merekomendasikan untuk mematuhi rekomendasi FDA, bahwa wanita hamil cukup makan tiga porsi ikan per minggu.

Secara umum, wanita harus makan berbagai jenis ikan setiap minggu dan menghindari konsumsi ikan predator besar seperti king mackerel, swordfish, shark, dan tilefish.

"Ikan yang lebih besar akan mengandung lebih banyak polutan dan karenanya tidak boleh sering dimakan selama kehamilan," jelasnya.

Perlu dicatat bahwa penelitian ini tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa makan lebih banyak makanan laut menyebabkan obesitas pada masa kanak-kanak.

Studi ini mungkin juga hanya menangkap hubungan antara wanita yang makan lebih banyak secara umum dan memiliki anak yang obesitas.

Di sisi lain, jangan menghindari konsumsi ikan sama sekali selama kehamilan. Sebab asupan ikan masih menawarkan manfaat bagi wanita hamil, yaitu kemampuan meningkatkan kesehatan otak dari asam lemak omega-3.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Obesitas Bisa Kembangkan Penyakit Kardiovaskular, Perempuan Lebih Berisiko!

Anak Obesitas Bisa Kembangkan Penyakit Kardiovaskular, Perempuan Lebih Berisiko!

Health | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 13:39 WIB

Pesona Alamnya Memikat Mata, Ini Legenda Danau Toba yang Wajib Kalian Ketahui

Pesona Alamnya Memikat Mata, Ini Legenda Danau Toba yang Wajib Kalian Ketahui

Lifestyle | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 20:43 WIB

6 Beda Ikan Cupang Betina dan Jantan, Begini Cara Mudah Membedakannya

6 Beda Ikan Cupang Betina dan Jantan, Begini Cara Mudah Membedakannya

Lifestyle | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 20:15 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB