Peneliti: Antidepresan Fluvoxamine Dapat Mengurangi Risiko Covid-19 Parah

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 31 Oktober 2021 | 14:45 WIB
Peneliti: Antidepresan Fluvoxamine Dapat Mengurangi Risiko Covid-19 Parah
Ilustrasi Obat. (istockphoto.com)

Suara.com - Para peneliti melaporkan bahwa salah satu obat antidepresan dapat mengurangi risiko Covid-19 parah pada orang-orang yang berisiko tinggi menderita kondisi tersebut.

Uji coba obat antidepresan tersebut dilakukan pada sekitar 1.500 pasien di Brasil. Hasilnya menunjukkan mereka yang menggunakan obat cenderung tidak mengembangkan Covid-19 parah dan memerlukan rawat inap.

CNN melaporkan bahwa obat antidepresan tersebut adalah fluvoxamine, yang dibanderol dengan harga murah serta tersedia di mana pun.

Fluvoxamine merupakan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) yang paling sering digunakan oleh pasien dengan kondisi gangguan obsesif kompulsif (OCD dan depresi.

"Tetapi obat dapat memengaruhi peradangan," jelas peneliti studi Angela Reiersen, seorang profesor psikiatri Universitas Washington, St. Louis.

Ilustrasi obat. [Pinterest]
Ilustrasi obat. [Pinterest]

Ia menjelaskan bahwa obat antidepresan ini dapat mengurangi produksi molekul inflamasi yang disebut sitokin, yang bisa dipicu oleh infeksi virus corona.

Obat ini juga dapat mengurangi trombosit darah, yang dapat memengaruhi efek pembekuan akibat Covid-19.

Reierson dan rekannya memberi 741 pasien Covid-19 obat fluvoxamine 100 mg sebanyak dua kali sehari dalam 10 hari, sementara 756 pasien lainnya mendapat plasebo.

Di antara pasien yang mendapat fluvoxamine, hanya sebanyak 79 pasien (11%) membutuhkan perawatan di UGD atau kamar biasa di rumah sakit dibanding 16% pasien yang menerima plasebo.

"Itu adalah penurunan 5% risiko absolut dan penurunan 32% dalam risiko relatif. Ini bukan obat utama, tetapi jika dapat membantu pasien pulih lebih cepat, maka akan berguna," sambungnya.

Menurut Reierson, temuan ini dapat memengaruhi pedoman tentang manajemen klinis Covid-19, mengingat keamanan, tolerabilitas, kemudahan penggunaan, biaya rendah, dan ketersediaan luas dari fluvoxamine.

Meski begitu, perlu penelitian lebih banyak untuk melihat apakah obat ini dapat ditambahkan ke perawatan pasien Covid-19, tetapi dengan harga murah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Cina: Semakin Tua Kehamilan, Semakin Berisiko Terkena Covid-19 Parah

Studi Cina: Semakin Tua Kehamilan, Semakin Berisiko Terkena Covid-19 Parah

Health | Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Bukan Vaksinnya, Infeksi Covid-19 Parah yang Justru Berpotensi Bikin Mandul

Bukan Vaksinnya, Infeksi Covid-19 Parah yang Justru Berpotensi Bikin Mandul

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Studi: Obat Kumur Bisa Membantu Melindungi dari infeksi Covid-19 Parah

Studi: Obat Kumur Bisa Membantu Melindungi dari infeksi Covid-19 Parah

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB