Studi Baru Bandingkan Efektivitas Vaksin Covid-19 Seiring Waktu, Mana Paling Besar?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 05 November 2021 | 16:01 WIB
Studi Baru Bandingkan Efektivitas Vaksin Covid-19 Seiring Waktu, Mana Paling Besar?
ilustrasi vaksinasi COVID-19. [Envato Elements]

Suara.com - Kasus infeksi terobosan Covid-19 terus muncul, inilah mengapa banyak pejabat kesehatan membuat kebijakan tentang vaksinasi booster. Tetapi, data tentang infeksi terobosan belum memadai padahal sangat dibutuhkan.

Berangkat dari masalah itu, sekelompok peneliti menganalisis infeksi Covid-19 berdasarkan status vaksinasi pada 780.225 Veteran.

Peneliti menemukan perlindungan menurun pada semua jenis vaksin, dengan perlindungan vaksin secara keseluruhan menurun dari 87,9% pada Februari menjadi 48,1% pada Oktober 2021.

Berikut hasil analisis peneliti, dilansir Medical Xpress:

  • Penurunan terbesar terjadi pada vaksin Janssen yang diproduksi Johnson & Johnson, yakni dari 86,4% pada Maret menjadi 13,1% pada September.
  • Penurunan vaksin Pfizer-BioNTech dari 86,9% menjadi 43,3%.
  • Penurunan vaksin Moderna dari 89,2% menjadi 58%.
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

Peneliti menilai penurunan tersebut selama 8 bulan, dari satu Februari hingga satu Oktober 2021, waktu ketika varian virus corona varian Delta mendominasi di AS.

Hal yang penting, vaksinasi jenis apa pun bersifat melindungi dari kematian pada orang yang terinfeksi. Manfaat untuk perlindungan tersebut lebih besar pada orang di bawah 65 tahun, tetapi juga masih kuat bagi orang di atas 65 tahun.

Studi ini menunjukkan risiko kematian akibat Covid-19 paling tinggi pada Veteran yang tidak divaksinasi, terlepas dari usia dan penyakit komorbid mereka.

Sementara beberapa terobosan infeksi mengakibatkan kematian, vaksinasi tetap melindungi pada mereka yang terinfeksi selama gelombang varian Delta.

Vaksin Covid-19 yang paling besar melindungi dari kematian untuk orang usia di bawah 65 tahun yakni Pfizer dengan perlindungan 84,3%, Moderna 81,5%, serta Janssen 73%.

Bagi yang berusia 65 tahun ke atas, perlindungan paling besar adalah Moderna dengan 75,5%, Pfizer 70,1%, dan Janssen 52,2%.

"Studi kami memberi para peneliti, pembuat kebijakan, dan lainnya, dasar kuat untuk membandingkan efektivitas jangka panjang dari vaksin Covid," kata peneliti.

Temuan ini juga memperingatkan bahwa vaksinasi masih melindungi dari kematian, bahkan pada orang yang terkena infeki terobosan, dibanding orang yag terinfeksi dan tidak vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Target 70 Persen, Indonesia Kembali Datangkan Puluhan Ribu Vaksin Pfizer

Kejar Target 70 Persen, Indonesia Kembali Datangkan Puluhan Ribu Vaksin Pfizer

News | Jum'at, 05 November 2021 | 15:39 WIB

Tak Bisa Ambil KTP Tanpa Surat Vaksin, Warga Kota Padang Protes

Tak Bisa Ambil KTP Tanpa Surat Vaksin, Warga Kota Padang Protes

Sumbar | Jum'at, 05 November 2021 | 15:10 WIB

Barbour: Peran Sains dan Agama dalam Pencegahan Tim Penolak Vaksin Covid-19

Barbour: Peran Sains dan Agama dalam Pencegahan Tim Penolak Vaksin Covid-19

Your Say | Jum'at, 05 November 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB