Kata Ahli, Orang yang Suka Makanan Pedas Cenderung Alami Penyimpangan Seks

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 07 November 2021 | 14:31 WIB
Kata Ahli, Orang yang Suka Makanan Pedas Cenderung Alami Penyimpangan Seks
ilustrasi konsumsi makanan pedas [shutterstock]

Suara.com - Beberapa orang mungkin lebih senang mengonsumsi makanan pedas atau cabai. Rempah-rempah ini dikenal bermanfaat untuk membantu pembakaran lemak, jantung dan anti-penuaan.

Makanan pedas atau cabai juga sudah lama dianggap sebagai stimulan seks. Tetapi, belum banyak teori yang menjelaskan hubungan antara konsumsi makanan pedas dengan kehidupan seks seseorang.

Dr Karan Raj, seorang dokter NHS menjelaskan keyakinan bahwa orang yang mengonsumsi makanan pedas cenderung menyukai penyimpangan seks masokis.

Masokis merupakan salah satu bentuk penyimpangan seksual untuk mendapatkan suatu kepuasan dengan cara mendapatkan perlakuan kasar dari pasangannya.

Dr Karan tidak menunjukkan bukti yang spesifik mengenai teorinya, tetapi ia menegaskan bahwa keduanya memiliki hubungan. Jika Anda lebih suka mengonsumsi makanan pedas, Anda akan cenderung mengalami penyimpangan seks tersebut.

Ilustrasi hubungan seks, masokis, penyimpangan seksual. (Shutterstock)
Ilustrasi hubungan seks, masokis, penyimpangan seksual. (Shutterstock)

"Pedas bukan masalah selera. Lidah Anda hanya bisa merasakan manis, asin, pahit dan asam. Tapi, lidah Anda bisa mendeteksi rasa sakit dan suhu," kata Dr Karan dikutip dari The Sun.

Capsaicin merupakan bahan kimia yang ditemukan pada sebagain besar makanan pedas untuk mengikat reseptor rasa sakit di lidah. Jika Anda sangat menikmati konsumsi makanan pedas, itu termasuk bentuk dari masokisme jinak.

Capsaicin mengikat kelas khusus reseptor vanilloid di dalam mulut kita yang disebut reseptor VR1. Reseptor VR1 dirancang untuk mendeteksi panas dan mencegah kita memakan sesuatu yang terlalu panas.

Tapi, itu juga mengikat makanan pedas secara tak disengaja. Hal inilah yang menyebabkan konsumsi makanan pedas terasa panas di dalam mulut.

baca juga

Dr Karan mengatakan keseringan mengonsumsi makanan pedas akan menurunkan kepekaan reseptor rasa sakit. Jika reseptor kepekaan ini semakin menurun, seseorang cenderung mengonsumsi makanan yang lebih pedas hingga merasakan rasa sakit.

Meskipun teori Dr Karan ini belum terbukti, kebiasaan mengonsumsi makanan pedas sebagai indikator kecenderungan seksual seseorang itu bukanlah hal baru.

Sebuah survei yang dilakukan oleh OnePoll atas nama El Yucateco menemukan bahwa mereka yang menyukai makanan pedas memiliki frekuensi hubungan seks lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak terlalu sering makan pedas.

Orang yang lebih senang konsumsi makanan pedas biasanya berhubungan seks sekitar 5,3 kali per bulan. Mereka juga lebih sering mencoba berbagai hal selama berhubungan seks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menopause Bisa Picu Perubahan Hubungan Seks, Ketahui Cara Mengatasinya!

Menopause Bisa Picu Perubahan Hubungan Seks, Ketahui Cara Mengatasinya!

Health | Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:35 WIB

Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Mengonsumsi Makanan Pedas

Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Mengonsumsi Makanan Pedas

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:25 WIB

3 Penyebab Vagina Longgar dan Kendur, karena Sering Hubungan Seks?

3 Penyebab Vagina Longgar dan Kendur, karena Sering Hubungan Seks?

Kalbar | Kamis, 23 September 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×