Hati-hati, Tidur Lebih dari 8 Jam Justru Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Ini

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 08 November 2021 | 13:20 WIB
Hati-hati, Tidur Lebih dari 8 Jam Justru Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Ini
Ilustrasi Tidur. [pexels.com]

Suara.com - Tidur yang ideal biasanya direkomendasikan hanya 6 sampai 8 jam. Tapi, tidak jarang orang yang tidur lebih dari waktu tersebut, 

Bukan hanya kurang tidur yang berbahaya bagi kesehatan. Tidur berlebihan juga meningkatkan risiko penyakit, seperti stroke

Hal ini telah dibuktikan lewat studi yang terbit di American Academy Of Neurology pada 11 Desember 2019.

Penelitian menunjukan, orang yang tidur lebih dari delapan jam setiap hari lebih mungkin menderita stroke, dibanding dengan orang yang tidur selama enam sampai delapan jam.

Ilustrasi tidur tidak berkualitas (freepik/Jcomp)
Ilustrasi tidur tidak berkualitas (freepik/Jcomp)

Di samping itu, gaya hidup yang tidak sehat seperti kurangnya bergerak, rentan mengalami kematian akibat jantung pada orang berusia 25 tahun.

Para ilmuwan telah mengevaluasi risiko stroke pada 32.000 peserta dengan rata-rata 62. Tentunya, para ilmuwan menghubungkan tingkat stroke dengan pola tidur yang dilaporkan sendiri oleh peserta.

Hasil menunjukan, orang yang tidur lebih dari sembilan jam per malam berisiko 23 persen meningkatkan stroke, dibanding orang yang tidur kurang dari delapan jam per malam.

Di sisi lain, orang yang tidur siang setidaknya 90 menit, memiliki risiko 25 persen lebih tinggi terkena stroke, dibanding peserta yang tidur siang kurang dari 30 menit. Selain itu, penelitian juga melaporkan, orang yang tidur lebih lama memiliki kualitas tidur lebih buruk, sehingga 82 persen berisiko terkena stroke.

Dikatakan, masalah tidur yang buruk sering terjadi setelah mengalami stroke. Lebih dari itu, separuh penyintas juga mengalami kesulitan tidur di bulan-bulan berikutnya. Tentunya, ini dapat mengganggu pemulihan serta menyebabkan masalah memori otak.

baca juga

Terkait tidur berlebihan dan risiko stroke ini masih belum jelas. Tetapi ini telah diamati oleh para ahli bahwa orang yang tidur terlalu banyak, mengalami peningkatan kadar kolesterol, di mana ini dapat menyebabkan penambahan berat badan serta risiko stroke.

Untuk mengatasi masalah ini, para dokter percaya bahwa diet sehat dan pilihan gaya hidup dapat membantu menghindari 80 persen dari stroke. Maka dari itu, perlu kurangi makanan cepat saji dan juga kurangi merokok. Selain itu, disarankan juga untuk pantau tekanan darah, gula, serta berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, Kebiasaan Tidur Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Stroke Lho

Hati-hati, Kebiasaan Tidur Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Stroke Lho

Health | Senin, 08 November 2021 | 08:36 WIB

Tubuh Membakar Kalori saat Tidur Malam, Seberapa Banyak?

Tubuh Membakar Kalori saat Tidur Malam, Seberapa Banyak?

Health | Minggu, 07 November 2021 | 22:14 WIB

Jangan Diremehkan, Ini 4 Manfaat Tidur Siang!

Jangan Diremehkan, Ini 4 Manfaat Tidur Siang!

Your Say | Minggu, 07 November 2021 | 18:00 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB