Miris, 28 Ribu Ton Limbah Medis Selama Pandemi Cemari Lautan dan Potensi Rusak Ekosistem

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 10 November 2021 | 12:25 WIB
Miris, 28 Ribu Ton Limbah Medis Selama Pandemi Cemari Lautan dan Potensi Rusak Ekosistem
Limbah medis COVID-19 (Suara.com/Irfan)

Suara.com - Tidak kurang dari 28.000 ton limbah medis selama pandemi yang terdiri dari masker hingga sarung tangan berakhir di lautan.

Hal ini diungkap melalui penelitian yang diterbitkan secara online pada 8 November 2021 di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Peneliti menemukan bahwa 193 negara menghasilkan 9,2 juta ton limbah medis pandemi sejak awal pandemi 2020 hingga pertengahan Agustus 2021.

Ilustrasi limbah medis. [Antara]
Ilustrasi limbah medis. [Antara]

Mengutip Live Scieence, Rabu (10/11/2021), jumlah ini setara dengan 2.000 bus sampah, dan diprediksi sebagian dari sarung tangan plastik dan bahan kemasan produk selama pandemi bisa berputar dan mencemari Kutup Utara.

Adapun sebagian besar sampah plastik atau 87,4 persen digunakan oleh rumah sakit. Sedangkan hanya 7,6 persen didominasi sampah pandemi dari masyarakat.

Bahkan produk kemasan dan alat uji tes Cov-19 menyumbang sekitar 4,7 persen dan 0,3 persen sampah pandemi.

Dalam penelitiian ini, tim membuat model uji untuk memprediksi seberapa banyak sampah plastik yang berakhir di laut setelah di buang.

Hasilnya didapatkan sebanyak 28.550 ton puing sampah plastik berhasil bermuara ke lautan, dan sebagian besar dialirkan oleh 369 sungai besar di dunia.

Lalu dalam tiga tahun, sebagian besar sampah ini akan mengalir ke laut bagian pantai dan dasar laut. Selebihnya 70 persen sampah akan terbawa ke pantai pada akhir tahun.

Melalui model uji ini dalam jangka pendek sampah akan menumpuk di pesisir sungai dan laut, lalu plastik tersapu menuju lingkaran arkik dan tenggelam ke dasar laut.

Hasilnya, peneliti memprediksi pada 2025 akan terbentuk zona akumulasi sampah plastik sirkumpolar dan berpotensi merusak ekosistem laut.

"Pandemi Covid-19, telah meningkatkan permintaan plastik sekali pakai, dan masalah sampai jadi tak terkendali. Temuan ini menyoroti perlunya memperhatikan sungai dan aliran sungai dari pengelolaan sampah plastik," tulis peneliti dalam studinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegadaian Restrukturisasi Kredit Nasabah Rp 25,664 Miliar

Pegadaian Restrukturisasi Kredit Nasabah Rp 25,664 Miliar

Sumut | Rabu, 10 November 2021 | 11:30 WIB

Pemprov Klaim Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Tinggal 4 Persen

Pemprov Klaim Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Tinggal 4 Persen

News | Rabu, 10 November 2021 | 11:19 WIB

Rumah Bordil di Austria Ini Buka Program Vaksin Covid-19, Gratis Sauna 30 Menit

Rumah Bordil di Austria Ini Buka Program Vaksin Covid-19, Gratis Sauna 30 Menit

News | Rabu, 10 November 2021 | 11:31 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB