7 Makanan untuk Menurunkan Darah Tinggi, Cocok Dikonsumsi Penderita Hipertensi

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Jum'at, 12 November 2021 | 11:22 WIB
7 Makanan untuk Menurunkan Darah Tinggi, Cocok Dikonsumsi Penderita Hipertensi
ilustrasi buah pisang. (shutterstock)

Suara.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi telah dialami dan diabaikan oleh banyak orang. Itulah mengapa banyak orang juga berusaha mencari tahu tentang makanan untuk menurunkan darah tinggi secara efektif.

Tekanan darah tinggi bisa berbahaya jika tidak ada penanganan lebih lanjut. Hipertensi bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, stroke dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Ada berbagai cara untuk mencegah hal itu terjadi, salah satunya mengonsumsi makanan yang dapat menurunkan darah tinggi. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dapat mencegah terjadinya darah tinggi. Berikut ini adalah 7 makanan untuk menurunkan darah tinggi.

Sayuran hijau

Bayam. (Shutterstock)
Bayam. (Shutterstock)

Sayuran hijau memiliki khasiat yang baik untuk menurunkan darah tinggi. Sayuran hijau mengandung magnesium dan serat tinggi yang cocok untuk dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi.

Sayuran hijau yang bisa dikonsumsi antara lain lobak hijau, sawi, selada, bayam, kale dan kubis.

Dark Chocolate (coklat hitam)

Bagi penyuka coklat, makanan satu ini memiliki khasiat untuk menurunkan darah tinggi. Dark chocolate memiliki kandungan flavonoid yang dapat melebarkan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah.

Yogurt

Yogurt mengandung kalsium dan rendah lemak. Kandungan dalam yogurt ini penting untuk menurunkan tekanan darah. Konsumsilah yogurt tanpa gula atau menambahkannya dengan buah atau kacang-kacangan.

Ilustrasi mengupas kulit kentang. (Pixabay/pasja1000)
Ilustrasi mengupas kulit kentang. (Pixabay/pasja1000)

Kentang

Tidak jauh berbeda dari sayuran hijau, kentang juga mengandung kalium, magnesium dan serat yang tinggi yang berfungsi menurunkan darah tinggi.

Saat mengonsumsinya, jangan gunakan terlalu banyak garam sebab dapat meningkatkan tekanan darah. Untuk mengatasinya, kamu dapat merebus kentang atau dipanggang tanpa menggunakan garam.

Pisang

Makanan untuk menurunkan darah tinggi berikutnya adalah pisang. Pisang dapat menjadi makanan penurun darah tinggi karena mengandung potasium yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Pisang Selain Bikin Kenyang, untuk Berat Badan hingga Pencernaan

4 Manfaat Pisang Selain Bikin Kenyang, untuk Berat Badan hingga Pencernaan

Jogja | Senin, 08 November 2021 | 21:50 WIB

10 Makanan Khas Cirebon yang Bikin Ketagihan, Ada Sate Kalong

10 Makanan Khas Cirebon yang Bikin Ketagihan, Ada Sate Kalong

Jabar | Senin, 08 November 2021 | 16:49 WIB

Jadi Lalapan Favorit, Inilah Manfaat dari Daun Selada

Jadi Lalapan Favorit, Inilah Manfaat dari Daun Selada

Your Say | Senin, 08 November 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB