Mengenal Apa Itu Sensory Play, Cara dan Jenis Permainan Sesuai Usia Anak

Jum'at, 12 November 2021 | 16:00 WIB
Mengenal Apa Itu Sensory Play, Cara dan Jenis Permainan Sesuai Usia Anak
Mainan anak-anak (foto: pixabay)

Suara.com - Melalui permainan, anak usia dini perlu diberi pelatihan stimulus yang sesuai dengan usianya, salah satunya dengan cara sensory play.

Tapi sayangnya, sangat sedikit orangtua yang belum paham apa itu sensory play untuk anak?

Melalui siaran pers Cussons Bintang Kecil 2021, Jumat (12/11/2021) Therapeutic Play Practitioner dan Montessori, Grace Melia mengatakan bahwa sensory play tidak lepas dari rangsangan terhadap 5 panca indera manusia.

Panca indera yang meliputi penglihatan dengan mata, pendengaran dengan telinga, penciuman dengan hidung, perasa dengan lidah, perabaan dengan kulit, pergerakan dengan proprioseptif: otot dan sendi, serta keseimbangan dengan vestibular telinga bagian dalam.

Sensory play. (Dok: 

Nah, 5 panca indera ini, kata Grace bisa mulai dirangsang sejak anak usia dini, agar perkembangan otak anak lebih terlatih melalui kegiatan sensory play.

"Adapun kata “play” diartikan sebagai bermain. Jadi sensory play adalah permainan yang merangsang perkembangan panca indera anak dengan mengajak mereka aktif dalam sebuah format permainan," tutur Grace.

Ia menambahkan, cara melakukan sensory play juga tidak sulit dan bisa dilakukan di rumah, dengan berbagai ide yang dicetuskan orangtua menggunakan berbagai barang yang ada di rumah.

"Sensory play juga bisa memanfaatkan barang yang sudah ada di rumah atau bahkan terkadang cukup dengan aktif bermain bersama dalam pretend play. Sebuah bentuk permainan yang tidak banyak memerlukan persiapan,” ungkap Grace.

Berikut ini jenis permainan sensory play, yang sesuai usia anak yang bisa dilakukan orangtua:

Baca Juga: Dinyinyiri Gegara Beli Mainan Seharga Rp 10 Juta, Balasan Pria Ini Bikin Kena Mental

- Pada usia newborn (0 hingga 1 tahun)

Pada usia ini bayi dapat mulai mengingat hal-hal yang ditangkap oleh indera penglihatan, penciuman, perasa dan pendengaran.

Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk menstimulasi memori dengan melakukan pretend play atau role play dan mengajak anak bermain cilukba.

- Bayi di atas umur 1 tahun (1 hingga 2 tahun)

Kategori usia ini sudah lebih banyak mengenali jenis-jenis stimulasi. Ia dapat bermain secara simbolik dan menggunakan lebih banyak variasi benda dalam bermain.

Bermain dengan boneka atau benda dengan fungsi yang dapat dilihat sehari-hari dan menjadikannya fasilitas bermain dapat membantu merangsang imajinasi bayi secara optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI