Orang dengan Paha dan Bokong Besar Justru Lebih Panjang Umur, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 14 November 2021 | 17:06 WIB
Orang dengan Paha dan Bokong Besar Justru Lebih Panjang Umur, Kok Bisa?
Ilustrasi bokong besar. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa orang mungkin merasa tidak percaya diri karena memiliki ukuran bokong besar. Padahal, mereka seharusnya bersyukur memiliki ukuran bokong yang besar karena justru akan menguntungkannya.

Seorang dokter telah mengungkapkan bahwa memiliki ukuran bokong yang besar dan paha yang tebal justru membuat Anda lebih panjang umur daripada lainnya.

Dr Karan Rajan mengatakan penelitian menunjukkan bahwa lemak yang di area bokong dan paha atau gluteofemoral dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan metabolisme, daripada lemak visceral di perut.

"Karena, kedua jenis lemak ini berperilaku berbeda. Lemak visceral bisa membungkus organ dan melepaskan asam lemak serta sitokin yang bisa menyebabkan peradangan. Lemak ini bisa mempengaruhi jantung dan bagian tubuh lainnya," kata Dr Karan Rajan dikutip dari The Sun.

Tapi, lemak gluteofemoral di bokong dan paha biasanya biasanya didistribusikan di bawah kulit, subkutan. Lemak di area ini bertindak sebagai spons, yang menyimpan asam lemak dan menghentikannya masuk ke organ dalam.

Ilustrasu bokong besar. (istock)
Ilustrasu bokong besar. (istock)

Dr Karan mengatakan bahwa lemak di area gluteofemoral mengeluarkan lepton yang mengatur nafsu makan dan juga berat badan. Karena itu, lemak bagian ini bisa membersihkan asam lemak.

Penelitian yang diterbitkan oleh para ahli di China tahun lalu menemukan bahwa pasien yang memiliki lingkar paha lebih besar juga memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Pasien dengan paha yang lebih besar juga memiliki tingkat tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan mereka yang memiliki paha lebih kecil.

Studi ini mengamati lebih dari 5.000 pasien yang digolongkan sebagai kelebihan berat badan atau obesitas. Para peneliti menemukan bahwa pria yang kelebihan berat badan dengan paha berukuran lebih dari 55 cm dan wanita dengan ukuran lebih dari 54 cm memiliki tekanan darah lebih rendah.

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi berisiko terkena penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal dan gagal jantung. Dr Zhen Yang, penulis studi mengatakan lemak kaki memang bermanfaat untuk metabolisme, berbeda dengan lemak perut.

"Hal ini mungkin disebabkan oleh lebih banyak otot paha atau lemak yang disimpan di bawah kulit yang mengeluarkan berbagai zat bermanfaat, sehingga membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang relatif stabil," kata Dr Zhen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asam Lemak yang Terkandung di Minyak Kelapa Sawit Bisa Menyebabkan Penyebaran Sel Kanker

Asam Lemak yang Terkandung di Minyak Kelapa Sawit Bisa Menyebabkan Penyebaran Sel Kanker

Health | Kamis, 11 November 2021 | 18:25 WIB

7 Makanan Ampuh untuk Mencegah Asam Lambung, Salah Satunya Buah Pisang

7 Makanan Ampuh untuk Mencegah Asam Lambung, Salah Satunya Buah Pisang

Lifestyle | Rabu, 10 November 2021 | 19:09 WIB

Sahabat Diet, Ini 7 Makanan Rendah Kalori Sehat dan Mengenyangkan

Sahabat Diet, Ini 7 Makanan Rendah Kalori Sehat dan Mengenyangkan

Lifestyle | Rabu, 10 November 2021 | 09:40 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB