Waspadai Jaringan Padat pada Payudara, Berisiko Menjadi Kanker pada Orang Tertentu

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 16 November 2021 | 11:04 WIB
Waspadai Jaringan Padat pada Payudara, Berisiko Menjadi Kanker pada Orang Tertentu
Ilustrasi Payudara Kecil. (Shutterstock)

Suara.com - Selain untuk mendeteksi kanker payudara, mammogram juga berfungsi untuk mengidentifikasi jaringan padat pada payudara.

American Cancer Society (ACS) mencatat bahwa wanita yang memiliki jaringan payudara padat memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

Meski begitu, jaringan pada ini ternyata sulit dilihat pada mammogram. Jadi, biasanya dokter akan melihat hasil mammogram pasien dan menggunakan Sistem Pencitraan dan Data Imaging Payudara (BIRADS).

Berdasarkan Health, kepadatan mamografi dinilai pada kisaran dari satu hingga empat, yang berarti tingkat satu menunjukkan payudara hampir seluruhnya terdiri dari jaringan lemak dan tingkat empat menggambarkan payudara memiliki 75% atau lebih jaringan padat.

Risiko kanker payudara semakin meningkat seiring tingginya tingkat kepadatan jaringan, lapor Health.

Ilustrasi jaringan payudara padat (Shutterstock)

Siapa yang paling mungkin memiliki jaringan padat?

Kepadatan payudara berkaitan dengan penggunaan terapi penggunaan terapi pengganti hormon pascamenopause dan indeks massa tubuh yang rendah. Mereka yang pasca-menopause dan mengonsumsi estrogen serta progestin juga berisiko lebih tinggi memiliki kondisi ini.

Penelitian juga menunjukkan kondisi ini terkait dengan genetika. Faktor lainnya adalah usia.

Direktur pusat informasi kesehatan di Susan Komen, Susan Brown, mengatakan bahwa kepadatan payudara sering terjadi pada wanita berusia 44 tahun ke bawah yang telah menjalani mammogram (banyak yang tidak memulai melakukan mammogram sampai usia 40).

baca juga

"Seiring bertambahnya usia, kepadatan payudara mereka menurun," kata Brown.

Jaringan payudara padat tidak dapat dihilangkan. Kabar baiknya, tidak semua orang yang memiliki jaringan payudara padat akan terkena kanker. Disarankan pasien berisiko dan mereka berusia di atas 40 tahun mendapatkan mammogram rutin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Tak Disadari, Ini Gejala Kanker Payudara Pada Laki-laki

Sering Tak Disadari, Ini Gejala Kanker Payudara Pada Laki-laki

Health | Selasa, 09 November 2021 | 18:55 WIB

Ketahui 5 Tahap Pertumbuhan Kanker Payudara dan Peluang Hidup Penderitanya

Ketahui 5 Tahap Pertumbuhan Kanker Payudara dan Peluang Hidup Penderitanya

Health | Selasa, 09 November 2021 | 10:53 WIB

Perempuan, Ini Langkah-langkah Hadapi Masalah Kesehatan Kanker Payudara

Perempuan, Ini Langkah-langkah Hadapi Masalah Kesehatan Kanker Payudara

Health | Senin, 08 November 2021 | 14:33 WIB

Terkini

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:53 WIB

Bupati Gowa Tersangka Pemerasan, Pernah Diperiksa Kasus Korupsi Seragam Sekolah

Bupati Gowa Tersangka Pemerasan, Pernah Diperiksa Kasus Korupsi Seragam Sekolah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:49 WIB

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:47 WIB

Beli Vitamin dan Skincare di Kimia Farma, Dapatkan Diskon Maksimal dari BRI

Beli Vitamin dan Skincare di Kimia Farma, Dapatkan Diskon Maksimal dari BRI

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 18:43 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

×