Israel Buat Obat untuk Pasien Virus Corona Covid-19, Begini Hasilnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 24 November 2021 | 10:27 WIB
Israel Buat Obat untuk Pasien Virus Corona Covid-19, Begini Hasilnya!
Ilustrasi obat virus corona Covid-19. (Unsplash)

Suara.com - Sebuah perusahaan publik Israel telah mengembangkan satu-satunya obat untuk virus corona Covid-19 yang sudah mencapai stadium akhir. Mereka juga memaparkan hasil uji klinis tahap II terhadap obat virus corona Covid-19 tersebut.

Hasil uji klinis fase II mengungkapkan bahwa pasien yang terinfeksi virus corona Covid-19 parah memiliki tingkat kelangsungan hidup 94 persen setelah mengonsumsi obat tersebut.

Terapi sel MesenCure dari perusahaan bioteknologi Israel, Bonus BioGroup, diberikan kepada 50 pasien virus corona Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Mereka menderita pneumonia yang mengancam jiwa dan gangguan pernapasan. Hasilnya, 47 persen pasien virus corona Covid-19 selamat atau sembuh setelah minum obat tersebut.

"Hasil uji klinis ini memberikan harapan baru untuk merawat pasien virus corona Covid-19 parah," kata Dr Tomer Bronshtein, kepala penelitian di Bonus BioGroup Ltd., dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Tomer Bronshtein mengatakan uji klinis fase II, mengungkapkan bahwa MesenCure dapat menyelamatkan 3 dari 4 orang yang berisiko meninggal dan menurunkan lamanya pasien harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Terapi ini akan mempercepat penyembuhan mereka dengan cara mengurangi risiko Long Covid-19 dan kerusakan jaringan permanen," kata Tomer Bronshtein.

Perusahaan mencatat bahwa masing-masing dari 30 peserta pertama dalam uji klinis fase II, dua pasien yang mengalami infeksi parah dengan usia dan komorbiditas sama dimasukkan ke dalam kelompok kontrol.

Setelah menganalisis data, perusahaan menemukan bahwa Mesencure mengurangi sekitar 70 persen risiko kematian pada pasien virus corona Covid-19 parah dibandingkan dengan kelompok yang tidak minum obat.

Perusahaan juga mencatat bahwa sekitar setengah dari pasien virus corona Covid-19 parah yang dirawat dengan terapi ini boleh pulang dari rumah sakit setelah 1 hari menjalani perawatan medis.

Bronshtein mengatakan bahwa MesenCure adalah obat yang terbuat dari sel hidup. Sel hidup ini dimasukkan ke pasien untuk mencapai paru-paru, mengisi peradangan dan mulai mengeluarkan molekul serta senyawa yang menenangkan.

Bronshtein mencatat bahwa obat ini juga mengurangi pneumonia dan edema yang membantu pasien bisa bernapas. Secara paralel, sel juga membantu mengatasi badai sitokin yang merupakan reaksi hiperimun yang diperburuk oleh virus corona Covid-19.

Menurut Bonus BioGroup, pembuatan obat untuk pasien virus corona ini sangat penting karena vaksin Covid-19 juga belum sepenuhnya melindungi diri dari penularan viurus.

"Kini kami memiliki obat yang bisa berfungsi baik. Tapi, obat ini masih hanya tersedia pada pasien virus corona yang menderita parah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Mengunyah Permen Karet Bisa Cegah Penularan Virus Corona Covid-19

Peneliti: Mengunyah Permen Karet Bisa Cegah Penularan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 24 November 2021 | 08:23 WIB

Penyebabnya Tak Jelas, Ini 16 Gejala Long Covid-19 yang Harus Diwaspadai!

Penyebabnya Tak Jelas, Ini 16 Gejala Long Covid-19 yang Harus Diwaspadai!

Health | Selasa, 23 November 2021 | 09:30 WIB

Dokter Temukan Gejala Aneh Virus Corona Covid-19 pada Pasien Kanker

Dokter Temukan Gejala Aneh Virus Corona Covid-19 pada Pasien Kanker

Health | Selasa, 23 November 2021 | 08:24 WIB

Terkini

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB