Update Covid-19 Global: Setelah Beta, Ilmuwan Afrika Selatan Kembali Temukan Varian Baru

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 26 November 2021 | 08:44 WIB
Update Covid-19 Global: Setelah Beta, Ilmuwan Afrika Selatan Kembali Temukan Varian Baru
Ilustrasi virus corona penyeba sakit Covid-19 (Pixabay).

Suara.com - Kasus Covid-19 di dunia bertambah 548.588 dalam 24 jam terakhir. Sebanyak 6.520 orang juga dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona dalam waktu yang sama.

Akumulai kasus Covid-19 di dunia kini telah mencapai 260,24 juta dengan angka kematian lebih dari 5,19 juta jiwa.

Lonjakan kasus baru masih terjadi di Eropa, dengan Jerman menjadu negara yang kembali catat rekor baru harian. Negara tersebut melaporkan 76.132 kasus positif Covid-19, lebih banyak dari rekor harian kemarin yang tercatat 73 ribu lebih.

Jerman mendominasi kasus positif Covid-19 harian bersama Perancis, Rusia, dan Inggris yang melaporkan lebih dari 33 ribu kasus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa beberapa faktor yang menyebabkan lonjakan kasus di Eropa akibat penyebaran virus corona varian Delta, vaksinasi yang rendah dan tidak merata di sejumlah negara, juga longgarnya penerapan protokol kesehatan.

Varian Delta masih menjadi mutasi virus corona yang paling dikhawatirkan seluruh dunia saat ini karena telah terkonfirmasi lebih cepat menular.

Di tengah situasi tersebut, varian baru kemungkinan kembali muncul yang berasal dari mutasi virus corona di Afrika Selatan.

Para ilmuwan di Afrika Selatan mengatakan, mereka telah mendeteksi varian baru Covid-19 dengan sejumlah besar mutasi. Dikhawatirkan varian tersebut bisa lebih cepat menular dibandingkan Delta dan kebal terhadap vaksin yang ada saat ini.

Ilmuwan memperkirakan, mutasi itu muncul akibat terjadi lonjakan infeksi di negara tersebut. Kasus positif Covid-19 di Afrika Selatan dilaporkan telah meningkat sepuluh kali lipat sejak awal November.

baca juga

"Kami telah mendeteksi varian baru yang menjadi perhatian di Afrika Selatan," kata ahli virologi Tulio de Oliveira dikutip dari Channel News Asia.

"Varian, yang masuk dengan nomor garis keturunan ilmiah B.1.1.529, "memiliki jumlah mutasi yang sangat tinggi," tambahnya.

Ia mengungkapkan, WHO mungkin akan memberikan nama Yunani, seperti varian virus corona lain, pada varian tersebut hari ini.

Varian B.1.1.529 itu juga telah terdeteksi di Botswana dan Hong Kong di antara para pelancong dari Afrika Selatan.

WHO menyatakan masih memantau dengan cermat varian yang dilaporkan. Pertemuan teknis baru akan dilakukan untuk menentukan apakah perlu ditetapkan sebagai variant of interest atau variant of concern.

“Analisis awal menunjukkan bahwa varian ini memiliki sejumlah besar mutasi yang memerlukan dan akan menjalani studi lebih lanjut,” tambah WHO.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla mengatakan varian tersebut menjadi keprihatinan serius dan menjadi ancaman besar di tengah lonjakan kasus yang tengah terjadi saat ini.

Jumlah infeksi harian Afrika Selatan mencapai 1.200 pada Rabu (24/11), naik dari 106 pada awal bulan.

Sebelum deteksi varian baru, pihak berwenang telah memperkirakan gelombang keempat akan melanda Afrika Selatan mulai sekitar pertengahan Desember, bersamaan dengan perjalanan menjelang libur akhir tahun.

Institut Nasional untuk Penyakit Menular (NICD) yang dikelola pemerintah Afrika Selatan mencatat telah ada 22 kasus positif varian B.1.1.529 setelah pengurutan genom.

NICD mengatakan jumlah kasus yang terdeteksi dan persentase yang dites positif meningkat dengan cepat di tiga provinsi, termasuk Gauteng, pusat ekonomi Johannesburg dan ibu kota Pretoria.

Sebuah wabah cluster baru-baru ini diidentifikasi, terkonsentrasi di sebuah lembaga pendidikan tinggi di Pretoria, NICD menambahkan.

Tahun lalu, Afrika Selatan juga mendeteksi virus varian Beta, meski sampai sekarang angka infeksinya lebih sedikit dari varian Delta yang terdeteksi di India.

Afrika Selatan menjadi negarabdengan junlah kasus Covid-19 terbanyak di benua Afrika dengan sekitar 2,95 juta kasus, di mana 89.657 di antaranya meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedes! Siti Fadilah Semprot Aturan PPKM level 3 Nataru: Supaya PCR Laku?

Pedes! Siti Fadilah Semprot Aturan PPKM level 3 Nataru: Supaya PCR Laku?

Surakarta | Jum'at, 26 November 2021 | 08:13 WIB

Satgas Covid-19 Pastikan WNI Kini Bisa Masuk ke Singapura Tanpa Karantina

Satgas Covid-19 Pastikan WNI Kini Bisa Masuk ke Singapura Tanpa Karantina

News | Jum'at, 26 November 2021 | 08:09 WIB

Heran Covid-19 Tiba-tiba Lenyap, Siti Fadilah Tantang Pemerintah Buka-bukaan Soal Ini

Heran Covid-19 Tiba-tiba Lenyap, Siti Fadilah Tantang Pemerintah Buka-bukaan Soal Ini

Jawa Tengah | Jum'at, 26 November 2021 | 08:04 WIB

Terkini

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:59 WIB

×