alexametrics

6 Gejala Gangguan Kecemasan yang Tersembunyi: Otot Sakit Hingga Gampang Lupa

M. Reza Sulaiman
6 Gejala Gangguan Kecemasan yang Tersembunyi: Otot Sakit Hingga Gampang Lupa
ilustrasi pelupa gejala gangguan kecemasan. (Shutterstock)

Ada beragam gejala gangguan kecemasan yang tidak langsung terlihat dan tersembunyi. Sering lupa dan mudah sakit perut contohnya?

Suara.com - Gangguan kecemasan merupakan masalah kesehatan jiwa yang bisa dialami siapa saja. Biasanya pengidap gangguan kecemasan memiliki sejumlah gejala yang memperlihatkan kondisinya.

Gejala gangguan kecemasan yang bisa terlihat meliputi sering cemas, paranoid, hingga ketakutan besar terhadap masa depan.

Namun ada juga beragam gejala gangguan kecemasan yang tidak langsung terlihat dan tersembunyi, bahkan oleh kamu sendiri.

Dilansir dari usnews.com, berikut ini 6 tanda gangguan kecemasan yang tersembunyi:

Baca Juga: TALKINC Bantu Generasi Muda Gali Potensi Diri dan Bangun Imajinasi Tanpa Batas

Ilustrasi sakit otot gejala gangguan kecemasan. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit otot gejala gangguan kecemasan. (Shutterstock)

1. Otot sering terasa sakit

Meskipun seorang yang memiliki gangguan kecemasan telah melakukan perawatan kepada profesional, ia tetap akan merasa sakit disekitar rahang, leher dan otot lainnya saat sedang tegang.

Seorang pengidap gangguan kecemasan mengungkapkan bahwa ia sering merasakan sakit otot di tubuhnya bahkan ia terkadang menggunakan pelindung mulut di malam hari untuk mengobati gangguan sendi yang diperparah dengan adanya kecemasan yang ia miliki.

Orang yang memiliki cemas pun akan merasakan kedutan atau kelemahan otot. Selain menggunakan cara praktis dengan pelindung mulut, kamu bisa melakukan olahraga seperti latihan yoga untuk meredakan nyeri otot yang tegang akibat gangguan kecemasan.

2. Kamu tidak suka relaksasi

Baca Juga: Beralih dari WFH ke WFO, Psikolog Ingatkan Gangguan Kecemasan

Jika kamu merasa stres setiap bersantai, kamu mungkin mengalami gangguan gangguan kecemasan. Kamu akan merasa kesulitan saat sedang santai atau menonton tv yang kemudian disusul dengan mangatup-atupkan giginya.

Komentar