Heboh Virus Corona Varian Omicron, Satgas Covid-19 IDI: Jangan Jemawa!

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 29 November 2021 | 06:10 WIB
Heboh Virus Corona Varian Omicron, Satgas Covid-19 IDI: Jangan Jemawa!
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Suara.com - Satgas Penangan Covid-19 memastikan Indonesia belum terpapar virus corona varian omicron. Hingga saat ini, analisis situasi juga masih dilakukan untuk mendeteksi penyebaran mutasi virus corona dari Afrika Selatan itu. 

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) prof. dr. Zubairi Djurban, Sp.PD., mengingatkan Indonesia jangan sampai menghadapi varian tersebut dengan angkuh karena merasa positivity rate saat ini sudah rendah.

"Kita jangan jemawa hadapi Omicron. Ingat penilaian media barat? Penanganan Indonesia terburuk dan baru normal 10 tahun lagi. Itu kata Bloomberg. Lalu, kita bangkit dan membuktikan. Saat ini? Kita cukup baik dan negara asal media ini pun jauh dari baik. Maka itu, jangan jemawa," kata prof Zubairi, dikutip dari tulisannya di Twitter, Minggu (28/11/2021).

Ia menekankan bahwa langkah mitigasi harus dilakukan untuk menghindari penularan massal infeksi Covid-19 seperti paparan varian Delta beberapa waktu lalu. Prof Zubairi juga mengapresiasi para ilmuwan Afrika Selatan yang cepat mengumumkan varian tersebut secara global.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban. (Tangkap Layar)
Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban. (Tangkap Layar)

"Apalagi Omicron (B.1.1.529) ini seperti “fitur terbaik” dari Alpha, Beta, Gamma, dan Delta. Di sisi lain, kita harus terima kasih kepada ilmuwan di Afrika Selatan yang transparan dan cekatan ungkap Omicron ini," katanya.

Varian virus corona dengan kode B.1.1.529 itu pertama kali diumumkan oleh ilmuan Afrika Selatan secara global pada Kamis (25/11) waktu setempat. 

Pada Sabtu (27/11), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan varian varu tersebut diberi nama Omicron, berdasarkan alfabet Yunani. Selain itu mengategorikannya dalam status variant of concern bersama Alpha, Gamma, Beta, dan Delta.

Hingga saat ini, varian omicron terkonfirmasi telah menyebar hingga ke Australia, Inggris, Jerman, Israel, Italia, Republik Ceko, juga Hong Kong.

Meski penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengetahui lebih jelas karakter varian omicron, WHO telah meminta seluruh negara untuk mengantisipasi penyebarannya agar mencegah gelombang pandemi lebih parah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut: Masyarakat Tak Perlu Panik Ada Varian Covid-19 Omicron

Luhut: Masyarakat Tak Perlu Panik Ada Varian Covid-19 Omicron

News | Minggu, 28 November 2021 | 21:18 WIB

Luhut Sebut Butuh 2 Minggu Ketahui Efek Varian Omicron

Luhut Sebut Butuh 2 Minggu Ketahui Efek Varian Omicron

News | Minggu, 28 November 2021 | 21:07 WIB

Cegah Varian Omicron, Masa Karantina Kedatangan Luar Negeri Jadi 7 Hari

Cegah Varian Omicron, Masa Karantina Kedatangan Luar Negeri Jadi 7 Hari

News | Minggu, 28 November 2021 | 20:34 WIB

Terkini

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×