alexametrics

Senyawa Dalam Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Lawan Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati
Senyawa Dalam Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Lawan Covid-19
Senyawa Dalam Meniran Bisa Jadi Obat Lawan Covid-19. (Dok: Istimewa)

Menurutnya imunomodulator adalah zat yang dapat memodifikasi respon imun dan mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif.

Suara.com - Mengonsumsi herbal yang mengandung imunomodulator dapat dijadikan salah satu pilihan praktis untuk menjaga kesehatan, di tengah prediksi gelombang ketiga Covid-19 pada akhir tahun. 

Hal inilah yang disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si.(Herbal). Menurutnya imunomodulator adalah zat yang dapat memodifikasi respon imun dan mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif.

"Sehingga nantinya dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu yang membuat tubuh menjadi lebih sehat," jelas dia dalam siaran pers Imugard yang Suara.com terima belum lama ini. 

Ilustrasi herbal (Chamile White/Pixabay).
Ilustrasi herbal (Chamile White/Pixabay).

Imunomodulator sendiri, lanjut dr. Inggrid terbagi menjadi dua, yaitu Imunostimulan dan Imunosupresif. Imunostimulan adalah senyawa yang dapat meningkatkan kerja komponen-komponen sistem imun yang berfungsi untuk meningkatkan respon imun terhadap penyakit atau infeksi. 

Baca Juga: Update Kasus Covid-19 di Kepri: Satu Orang Positif di Karimun

Sedangkan imunosupresif adalah  senyawa yang digunakan untuk menekan respon imun. Lebih lanjut dr. Inggrid, menambahkan bahwa Indonesia kaya akan herbal alami yang mengandung imunomodulator seperti meniran, kunyit dan daun kelor. 

"Komponen catechin, quercetin dan phyllantin dalam meniran dapat menghambat proses peradangan yang berlebihan dan berfungsi sebagai imunomodulator pada Covid-19. Sehingga meniran efektif membantu memelihara daya tahan tubuh dan meningkatkan sistem imun," jelas dia.

Sementara daun kelor diketahui kaya akan nutrisi dan memiliki tiga senyawa flavonoid (isorhamnetin, kaempferol, apigenin) yang dapat menghambat protein M-pro virus SARS-CoV-2. Selain untuk memproteksi diri dari Covid-19, herbal bisa juga dikonsumsi dalam masa penyembuhan. 

Contohnya kunyit yang memiliki senyawa curcumin dapat menghambat badai sitokin yang merupakan komplikasi serius yang biasa diidap pasien Covid-19.

Serta meniran, yang memiliki khasiat sebagai minuman obat untuk meningkatkan sistem imun, dengan senyawa quercetin dan quercitrin yang memiliki kemampuan untuk berikatan dengan Mpro dari SARS-CoV-2. Sehingga berpotensi dijadikan inhibitor terhadap Mpro dari SARS-CoV-2 dan dapat dikembangkan menjadi obat untuk melawan virus Corona. 

Baca Juga: 2 Penumpang Pesawat Terinfeksi Omicron Sempat Transit di Singapura

Sedangkan pada kunyit terdapat senyawa kurkumin yang memiliki aktivitas antivirus sehingga dapat melawan berbagai macam virus. Selain itu senyawa kurkumin dapat berikatan langsung dengan S protein dari virus SARS-CoV-2 dan ACE2 reseptor yang akan menghambat pelekatan virus pada sel inang manusia.

Komentar