alexametrics

Panik karena Belum Siap, Wanita Ini Beberkan Fakta Operasi Caesar yang Jarang Diketahui

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Panik karena Belum Siap, Wanita Ini Beberkan Fakta Operasi Caesar yang Jarang Diketahui
Ilustrasi melahirkan Caesar (Elements Envanto)

"Ini adalah kebalikan dari apa yang telah aku persiapkan, dan aku panik, sebagian besar karena aku tidak tahu apa yang akan terjadi," kata sang wanita ini.

Suara.com - Memahami berbagai proses melahirkan merupakan hal penting untuk mempersiapkan diri dengan tiap keadaan. Inilah yang disesali oleh jurnalis Argentina sekaligus penulis Too Pregnant To Move, Conz Preti.

Menulis essay di Insider, Preti mengatakan selama kehamilan pertamanya, ia hanya belajar tentang melahirkan tanpa bantuan. Sebab, itulah tujuannya dari awal.

Tetapi karena janinnya sungsang dan cairan ketubannya sangat rendah, maka mau tidak mau ia harus menjalani operasi Caesar.

"Ini adalah kebalikan dari apa yang telah aku persiapkan, dan aku panik, sebagian besar karena aku tidak tahu apa yang akan terjadi, jadi aku memproses hal-hal yang terjadi," tulis Preti.

Baca Juga: Segar Bugar Usai Operasi Caesar, Nagita Slavina Sudah Boleh Pulang ke Rumah?

Preti pun menuliskan beberapa hal yang dialaminya selama proses operasi Caesar dan jarang orang yang menyadarinya:

Ilustrasi melahirkan.[Pexels/Rene Asmussen]
Ilustrasi melahirkan.[Pexels/Rene Asmussen]

1. Anda masih merasakan setelah dianestesi spinal

"Hal pertama yang mengejutkanku, dan membatku sediki takut, adalah bahwa aku masih bisa merasakan sesuatu setelah anesteri spinalku disuntikkan," imbuh Conz Preti.

Preti mengaku masih bisa menggoyangkan jari kakinya, tetapi ia memang tidak bisa merasakan sakit. Hal ini juga dirasakan Preti selama proses persalinan Caesar kehamilan keduanya.

"Aku juga bisa merasakan tangan di dalam tubuhku sementara dokter dan perawat memindahkan bayi agar bisa dikeluarkan," sambungnya.

Baca Juga: Nagita Slavina Pilih Metode ERACS, Ini Kelebihannya Dibandingkan Operasi Caesar Biasa

2. Gemetar itu biasa

"Tepat setelah anak pertamaku lahir, seluruh tubuhku mulai bergetar tak terkendali. Ahli anestesi memegang tanganku, memberi tahuku bahwa itu normal."

Preti menjelaskan hal itu terjadi karena perubahan hormonal yang dialami tubuhnya. Selain itu, ia juga merasakan mual.

3. Menggunakan kateter setelah operasi

Preti mengatakan ia tidak bisa berjalan sekitar 24 jam setelah operasi, atau sampai anestesi habis. Ia juga tidak bisa merasakan bahwa kandung kemihnya penuh.

Jadi, ketika ia dipasang kateter, Preti terkejut melihat kantong kateter penuh urine.

4. Tidak bisa langsung makan setelahnya

"Aku diberi tahu perawat harus memakan keripik selama 12 jam ke depan. Aku sudah kelaparan karena tidak makan atau minum di siang hari sambil menunggu operasi dan sekarang lapar karena aku tidak bisa makan sampai keesokan paginya."

5. Pergi ke kamar mandi terasa aneh

"Buang air kecil dan buang air besar setelah segala jenis persalinan perlu dibicarakan lebih anjut. Ini bukan pengalaman yang nyaman bagi kebanyakan orang. Dalam kasusku, aku merasa jahitanku akan robek hanya karena duduk."

Selain itu, banyak darah yang keluar dari vagina setelah melahirkan.

Meski begitu, Preti mengingatkan bahwa pengalaman melahirkan setiap orang berbeda. Tetapi mengetahui apa yang akan terjadi dapat membantunya pulih lebih cepat, baik secara fisik maupun mental.

Komentar