5 Macam Ruam Kulit Yang Mesti Diwaspadai, Terutama Pada Bayi

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 06 Desember 2021 | 10:39 WIB
5 Macam Ruam Kulit Yang Mesti Diwaspadai, Terutama Pada Bayi
ruam merah pada leher bayi [shutterstock]

Suara.com - Ruam pada kulit terjadi karena beberapa sebab, bisa karena alergi, demam, hingga infeksi penyakit. Terkadang, ruam dapat berubah menjadi masalah yang serius jika tidak mendapat pertolongan medis.

Karena itu, pertolongan medis sangat dibutuhkan bila warna kulit berubah menjadi kebiru-biruan, ungu atau memerah. Lebih parahnya, ada kemungkinan dapat terjadi perdarahan di bawah kulit, sehingga ruam terasa lebih sakit setelah terjadi infeksi. Umumnya ditandai keluarnya nanah, kulit memerah, hingga gatal-gatal.

Mengutip dari buku First Aid: Cara Benar Pertolongan Pertama Dan Penanganan Darurat (2009) yang ditulis oleh The American Medical Association, ada lima macam ruam kulit yang perlu Anda tahu.

Ruam Kulit Yang Disebabkan Oleh Sengatan Hewan

Salah satu masalah ruam kulit ini, terjadi karena adanya gigitan serangga seperti laba-laba, tikus, atau gigitan anjing. Ruam yang disebabkan oleh sengatan serangga ini hanya dapat diketahui oleh dokter. Ketika mengalami satu gigitan serangga, seseorang akan mengalami yang namanya kesulitan bernapas.

Ruam Pada Bayi

ruam gatal pada anak [shutterstock]
ruam gatal pada anak [shutterstock]

Seringkali bayi mengalami ruam pada lipatan-lipatan kulit. Umumnya ini terjadi di bagian tubuh yang terkena popok akibat air kencing. Walaupun ruam ini tidak membahayakan bayi, tetapi dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman pada bayi.

Terjadi karena air kencing yang membasahi popok, ini terkontaminasi oleh bakteri dalam waktu yang lama. Sehingga bakteri dapat mengubah urin menjadi amonia yang menyebabkan iritasi kulit.  

Ruam Karena Penyakit Tertentu

Selain gigitan serangga, masalah ruam kulit yang terjadi juga bisa timbul karena penyakit tertentu. Umumnya, ini terjadi pada penyakit infeksi seperti cacar, cacar air, cacar Jerman, cangkrang, meningitis, biduran, dan sejenisnya.

Ruam Karena Alergi Obat

Reaksi pada kulit terjadi seseorang seseorang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti barbiturat, tranquilizer, dan antibiotik. Ketika ruam muncul pada saat korban masih dalam pengobatan, perlu hubungi dokter lebih lanjut untuk mengetahui penyakit ini.

Ruam Karena Panas

Selain alergi obat, penyakit infeksi hingga sengatan hewan, ruam kulit juga terjadi karena panas. Hal ini disebabkan karena suhu tubuh yang terlalu tinggi akibat demam, kepanasan, atau karena cuaca dengan kelembapan rendah.

Ruam cuaca panas terjadi karena saluran kelenjar keringat tersumbat, sehingga keringat tidak dapat keluar dari tubuh. Tentu ini ditandai adanya bintik-bintik kecil hingga kemerahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Manfaat Kacang Panjang bagi Kesehatan, Diyakini Bikin Tulang Lebih Sehat

8 Manfaat Kacang Panjang bagi Kesehatan, Diyakini Bikin Tulang Lebih Sehat

Your Say | Minggu, 05 Desember 2021 | 10:22 WIB

Masalah Kulit Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi, Kok Bisa?

Masalah Kulit Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:30 WIB

7 Fungsi Epidermis di Kulit, Bagian Penting dan Cara Merawatnya

7 Fungsi Epidermis di Kulit, Bagian Penting dan Cara Merawatnya

Jogja | Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB