Kemenkes Ingin Indonesia Jadi Negara Pertama yang Bebas Pandemi Covid-19

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 06 Desember 2021 | 15:08 WIB
Kemenkes Ingin Indonesia Jadi Negara Pertama yang Bebas Pandemi Covid-19
Ilustrasi virus corona di Indonesia. [Antara]

Suara.com - Pemerintah berusaha mempertahankan tren penularan infeksi Covid-19 yang semakin rendah sejak Oktober lalu. Juru bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi bahkan menyampaikan, kalau Indonesia ingin menjadi negara pertama yang bebas dari wabah virus corona tersebut.

Cita-cita itu menjadi penting, mengingat Indonesia saat ini tengah menjadi tuan rumah pertemuan forum internasional bagi para negara G20 hingga November 2022.

"Situasi kesehatan kita kan terus membaik, artinya berbagai kegiatan sudah bisa dilakukan. Ini menjadi penting untuk bagaimana di masa Indonesia menjadi Presidensi Group of Twenty (G20) kita menunjukkan bisa mempertahankan kondisi yang baik ini dengan semakin menekan laju penularan."

"Bahkan kalau bisa Indonesia menjadi negara pertama yang bisa keluar dari situasi pandemi Covid-19," kata Nadia dikutip dari tayangan video dalam YouTube Forum Merdeka Barat, Senin (6/12/2021).

Nadia menegaskan, berbagai cara pencegahan juga aturan yang telah dibuat harus terus dilakukan agar kasus positif virus corona bisa ditekan.

"Seiring dengan tools yang sudah kita ketahui, seperti vaksinasi, protokol kesehatan, membatasi mobilitas, kemudian melakukan deteksi dini dengan 3T, artinya membatasi berbagai penularan dari kasus-kasus yang positif," ujarnya.

Pandemi Covid-19 memang tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir, lanjutnya. Oleh sebab itu tindakan pencegahan tidak boleh dikendurkan. Dan upaya itu perlu kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, juga seluruh masyarakat.

"Ini perlu kerja sama dari seluruh masyarakat. Karena kita tahu kepatuhan masyarakat terhadap 3M, 3T juga percepatan vaksinasi tetap menjadi kunci sampai saat ini dalam penanganan pandemi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Varian Omicron Ditemukan di Sekolah, Swiss Karantina 2.000 Orang

Covid-19 Varian Omicron Ditemukan di Sekolah, Swiss Karantina 2.000 Orang

Health | Senin, 06 Desember 2021 | 15:07 WIB

Varian Omicron Bikin Kasus Covid-19 Melonjak, Afrika Selatan Langsung Bikin RS Baru

Varian Omicron Bikin Kasus Covid-19 Melonjak, Afrika Selatan Langsung Bikin RS Baru

Health | Senin, 06 Desember 2021 | 15:04 WIB

SuaraLive!: Strategi Bangkitkan Ekonomi di Tengah Ancaman Wabah Covid-19 Varian Baru

SuaraLive!: Strategi Bangkitkan Ekonomi di Tengah Ancaman Wabah Covid-19 Varian Baru

Video | Senin, 06 Desember 2021 | 14:53 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB