Buah Belimbing Sebaiknya Dihindari Penderita Penyakit Ginjal, Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 08 Desember 2021 | 07:41 WIB
Buah Belimbing Sebaiknya Dihindari Penderita Penyakit Ginjal, Ini Alasannya
Belimbing. (Shutterstock)

Suara.com - Buah belimbing dikenal karena memiliki bentuk yang unik. Saat diiris secara horizontal, bentuknya menyerupai bintang.

Buah belimbing berwarna hijau tua saat masih mentah, tetapi berubah menjadi kuning mengkilap saat matang. Belimbing yang sudah matang berdaging, renyah, dan berair serta memiliki rasa manis dan sedikit asam.

Namun tak cuma memiliki bentuk unik, buah belimbing dikemas dengan vitamin C, serat, dan antioksidan.

Dikutip dari Healthline, belimbing juga mengandung zat lain yang membuatnya semakin menyehatkan, termasuk quercetin, asam galat, dan epikatekin.

Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan yang kuat dan berbagai manfaat kesehatan.

Tingginya jumlah serat dalam belimbing dapat membantu darah menyerap glukosa secara perlahan dan menyeimbangkan kadar gula darah.

Belimbing, Tanaman Obat yang Bisa Ditanam di Rumah. (Shutterstock)
Ilustrasi buah belimbing. (Shutterstock)

Belimbing mengandung serat pangan larut dan tidak larut. Serat tidak larut tidak larut membantu makanan dan limbah lewat dengan mudah melalui saluran pencernaan.

Sedangkan serat larut larut dalam air untuk membentuk zat seperti gel. Serat larut dalam belimbing wuluh ini memiliki efek penurun kolesterol. Karenanya, mengonsumsi belimbing dipercaya bisa mengurangi risiko terserang penyakit kardiovaskular.

Meski demikian, orang dengan masalah kesehatan tertentu mungkin perlu menghindarinya, terutama penderita penyakit ginjal.

Pada beberapa orang dengan masalah ginjal, buah belimbing dapat menyebabkan komplikasi neurologis, termasuk kebingungan dan kejang.

Sebab walau belimbing memiliki banyak nutrisi bermanfaat, ia juga mengandung zat beracun yang disebut neurotoksin.

Orang dengan ginjal yang sehat dapat memproses dan mengeluarkan racun ini dari tubuh mereka, namun tidak dengan mereka yang mengidap penyakit ginjal.

Toksin akan tetap berada di dalam tubuh dan menyebabkan penyakit serius bagi penderita penyakit ini.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal, sangat penting untuk menghindari makan buah belimbing.

Orang yang mengonsumsi obat resep juga perlu berkonsultasi dengan dokter dahulu sebelum mengonsumsi buah belimbing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fungsi Vitamin C Dalam Tubuh Manusia, Dapat Menghambat Penuaan

Fungsi Vitamin C Dalam Tubuh Manusia, Dapat Menghambat Penuaan

Jogja | Senin, 06 Desember 2021 | 11:42 WIB

Manfaat Vitamin C bagi Tubuh Manusia, Salah Satunya Menghambat Penuaan Dini

Manfaat Vitamin C bagi Tubuh Manusia, Salah Satunya Menghambat Penuaan Dini

Jogja | Senin, 06 Desember 2021 | 11:35 WIB

Mengenal 11 Sifat Asam yang Perlu Anda Ketahui

Mengenal 11 Sifat Asam yang Perlu Anda Ketahui

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 16:43 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB