Cara Atasi Lemas dan Ngantuk Habis Sarapan Menurut Ahli Gizi

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 Desember 2021 | 17:15 WIB
Cara Atasi Lemas dan Ngantuk Habis Sarapan Menurut Ahli Gizi
Ilustrasi mengantuk. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang yang mengaku enggan sarapan karena menyebabkan kantuk, lemas, hingga perut tidak nyaman di pagi hari.

Hal ini terbukti dari Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 terbaru oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang menunjukan jika hanya 10 persen penduduk Indonesia yang sudah menerapkan sarapan yang baik.

Dijelaskan Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Diana Felicia Suganda, Sp.GK, M.Kes bahwa penyebab mengantuk dan lemas setelah sarapan karena jumlah makanan yang dikonsumsi terlalu banyak.

"Jadi sarapannya terlalu barbar, bukannya jadi segar, tubuh malah butuh banyak energi untuk mencerna. Sehingga aliran darah ke otak malah berkurang, sehingga akhirnya jadi ngantuk," jelas dr. Diana dalam acara Combiphar Ambil Alih Saham Simba Indosnack Makmur, Rabu (8/12/2021).

Ilustrasi Sarapan (pexels)
Ilustrasi Sarapan (pexels)

Selain itu, jenis makanan yang dikonsumsi saat sarapan juga akan sangat mempengaruhi kondisi tubuh untuk mulai beraktivitas.

Misalnya jenis makanan karbohidrat simpel yang sudah dicerna tubuh, tinggi lemak seperti gorengan, hingga tinggi gula seperti aneka cake manis.

"Karbohidrat pilih yang kompleks, karbohidrat yang dicernanya lebih lambat. Jadi tidak langsung menaikan gula darah, seperti nasi merah, biji-bijian, gandum sereal, jadi kenyang lebih lama, untuk penggunaan energi otak juga bagus," ungkap dr. Diana.

Selanjutnya, protein juga jadi asupan wajib saat sarapan. Namun protein yang dipilih disarankan yang rendah lemak, seperti kacang-kacangan, dada ayam, dan sebagainya.

"Saat sarapan harus ada protein, makronutrien, protein manfaatnya sebenarnya building block, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh khususnya di masa pandemi, yang hidup berdampingan dengan virus," jelasnya.

baca juga

Berikutnya sarapan juga harus dilengkapi sayur dan buah yang cukup, agar asupan vitamin dan serat tetap terjaga dalam tubuh, sehingga tidak menganggu pencernaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan, Kamu Harus Tahu!

4 Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan, Kamu Harus Tahu!

Your Say | Rabu, 08 Desember 2021 | 15:50 WIB

Bikin Ngiler, Berikut Deretan 5 Makanan Khas Korea yang Nggak Kalah Hits

Bikin Ngiler, Berikut Deretan 5 Makanan Khas Korea yang Nggak Kalah Hits

Sulsel | Rabu, 08 Desember 2021 | 14:42 WIB

Penggemar Drakor Wajib Cobain! Ini 4 Makanan Korea yang Populer di Indonesia

Penggemar Drakor Wajib Cobain! Ini 4 Makanan Korea yang Populer di Indonesia

Sulsel | Rabu, 08 Desember 2021 | 13:41 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×