Dear Parents, Perhatikan Intonasi Nada Saat Menasihati Anak Agar Didengar Ya

Jum'at, 10 Desember 2021 | 16:42 WIB
Dear Parents, Perhatikan Intonasi Nada Saat Menasihati Anak Agar Didengar Ya
ilustrasi orangtua marah dan emosi. (Shutterstock)

Suara.com - Istilah masuk dari kuping kiri keluar lewat kuping kanan kerap dilontarkan orangtua yang merasa nasihatnya tidak diikuti. Padahal menurut pakar, belum tentu itu kesalahan anak loh.

Menurut Capacity Building Director Demi Kita, Imelda Hutapea, bisa jadi orangtua yang salah menyampaikan nasihat sehingga anak tidak mendengarkan.

Cara menasihati yang baik menurut Imelda bukan dengan memarahi atau berkata kasar. Melainkan, memberikan pesan dengan nada tegas.

“Itu human respond, makanya poin nya kalau mau pesan kita sampai, memang ada nada tertentu yang harus kita kuasai. Jadi benar banget kalau nada suara itu berpengaruh,” ungkapnya dalam acara Seni Memahami Pra Remaja: Pola Asuh Di Rumah Dan Keluarga, Kamis (9/12/2021).

Ilustrasi orangtua marahi anak [Shutterstock]
Ilustrasi orangtua marahi anak [Shutterstock]

Dengan mengatur intonasi suara, Imelda mengatakan ada kalanya orangtua perlu rem. Jangan sampai ucapan yang bernada marah tetapi melupakan sisi ucapan yang baik.

“Ketika nada suara orangtua keras, kita perlu pertahankan suara yang lembut dan pelan. Jadi perlu atur volume ucapannya,” lanjutnya.

Sebagai orangtua, jika ingin nasehat Anda didengar anak, ada lima caranya yang bisa Anda lakukan. Berikut ulasannya yang dikutip dari SehatQ.

Tatap Matanya

Bila orangtua mau nasihatnya didengar anak, hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menatap matanya. Menatap mata dipercaya dapat memperkuat komunikasi antara Anda dengan anak.

Baca Juga: Salut, Ayah Tukang Ojek dan Ibu Penjahit, Kedua Anaknya Jadi Orang Sukses

Dan, hindari juga aktivitas lainnya saat memberi nasehat pada anak. Fokuslah pada nasehat yang Anda berikan, dan jangan sampai Anda menasehatinya dengan berteriak.

Gunakan Nama Anak Saat Menasehatinya

Sama seperti orang dewasa pada umumnya, anak-anak pun juga suka jika dipanggil lewat namanya. Karena itu, cobalah untuk menggunakan nama anak saat sedang menasehatinya.

Dengan memanggil nama anak, ini bisa menarik perhatian anak untuk mendengar nasehat Anda.

Cari Waktu Yang Tepat

Jangan terburu-buru saat ingin memberi nasehat pada anak. Carilah waktu yang tepat untuk membicarakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI