Pil Covid-19 Merck Berisiko Buruk pada Ibu Hamil, Ini Temuan Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 16 Desember 2021 | 12:55 WIB
Pil Covid-19 Merck Berisiko Buruk pada Ibu Hamil, Ini Temuan Ahli!
Ilustrasi obat, pil Covid-19. (Unsplash)

Suara.com - Food and Drug Administration (FDA) masih menimbang-nimbang pihaknya akan mengesahkan penggunaan pil covid-19 Merck pada pasien virus corona Covid-19 atau tidak. Di samping itu, risiko konsumsi pil Covid-19 ini pada ibu hamil pun masih dipertanyakan.

Pil Covid-19 itu mulai diserahkan kepada FDA minggu lalu dan akan menjadi salah satu metode perawatan virus corona Covid-19 pertama, yang akan bersaing dengan pil Covid-19 buatan Pfizer.

Pada November 2021 lalu, para penasihat kesehatan Amerika Serikat mempertimbangkan informasi mengenai pil Covid-19 tersebut. Karena, pil Covid-19 itu yang dikenal sebagai monupiravir kurang efektif untuk pasien virus corona Covid-19.

Selain itu, pil Covid-19 itu juga dipercaya bisa menyebabkan cacat lahir. Bahkan, mereka bertanya-tanya pil Covid-19 itu akan menyebabkan mutasi pada DNA manusia atau tidak.

Sayangnya dilansir dari Fox News, anak-anak dan wanita hamil pun tidak dilibatkan dalam uji coba pil Covid-19 Merck.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Mereka juga tidak mempelajari kinerja obat tersebut pada orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 lengkap.

Merck mengatakan penelitiannya sendiri tidak menemukan bukti bahwa pil Covid-19 itu bisa menyebabkan mutasi DNA.

Penelitian pada hewan menunjukkan obat tersebut telah menyebabkan toksisitas dan staf FDA menyimpulkan molnupiravir dapat menyebabkan kerusakan janin bila diberikan kepada ibu hamil.

Merck mengatakan tidak akan merekomendasikan pil Covid-19 pada ibu hamil dan ibu menyusui. Tetapi, komite obat antimikroba memilih unttuk merekomendasikan penggunaannya.

baca juga

Menurutnya, manfaat potensial pil Covid-19 Merck lebih besar dibandingkan risikonya. Molnupiravir bekerja paling baik bila diberikan dalam waktu lima hari sejak munculnya gejala awal virus corona Covid-19.

Merck menguji obat tersebut pada orang dewasa dengan infeksi virus corona Covid-19 ringan hingga sedang yang dianggap lebih berisiko tinggi, karena masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes atau penyakit jantung.

Merck mengatakan bahwa pilnya mengurangi rawat inap dan kematian hingga 30 persen pada orang dewasa yang berisiko tinggi.

FDA mengatakan perusahaan setuju obat itu tidak akan digunakan pada anak-anak. FDA sudah mengizinkan penggunaannya di Inggris, tapi tidak bagi ibu hamil dan menyusui.

Tetapi, FDA masih mempertimbangkan penggunaan pil Covid-19 Merck. Peneliti HIV dari University of North Carolina di Chapel Hill Ronald Swanstrom yang memimpin penelitian molnupiravir dalam sel hamster menemukan bahwa pil Covid-19 itu memang menginduksi mutasi pada DNA.

Melalui sebuah pernyataan, ilmuwan Merck mengatakan bahwa sel hamster terpapar pil Covid-19 lebih lama daripada pasien daripada pasien virus corona dan tidak menemukan tanda-tanda mutagenisitas.

"Kami melihat molekuler ini memiliki risiko mutagenisitas yang sangat rendah," kata Dr. Roy Baynes, kepala petugas medis Merck.

Roy Baynes mengatakan pil Covid-19 ini digunakan selama lima hari untuk membasmi virus dengan cepat dan bukan dalam jangka panjang.

Para ilmuwan telah meminta Merck untuk mempublikasikan temuan lengkap mengenai pil Covid-19 buatannya dari penelitian terhadap hewan pengerat, yang memeriksa risiko mutasi DNA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Omicron Varian Virus Corona Paling Cepat di Berbagai Negara

WHO: Omicron Varian Virus Corona Paling Cepat di Berbagai Negara

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 13:21 WIB

Studi: Omicron Meningkatkan Risiko Infeksi Ulang daripada Strain Virus Corona Sebelumnya

Studi: Omicron Meningkatkan Risiko Infeksi Ulang daripada Strain Virus Corona Sebelumnya

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 20:16 WIB

Waspada, Ini 5 Tanda Tubuh Sudah Terkena Dampak Pandemi Virus Corona

Waspada, Ini 5 Tanda Tubuh Sudah Terkena Dampak Pandemi Virus Corona

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 17:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×