Varian Omicron Bisa Bantu Ubah Pandemi Jadi Endemik, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 17:42 WIB
Varian Omicron Bisa Bantu Ubah Pandemi Jadi Endemik, Ini Sebabnya!
Varian Omicron (Pixabay).

Suara.com - Para ahli telah optimis menyatakan bahwa varian Omicron ini bisa menjadi langkah signifikan dalam transisi pandemi menjadi endemik.

Dr Adam Koppel, direktur pelaksana Bain Capital Life Sciences, mengatakan varian Omicron yang sekarang ini mengkhawatirkan bisa menjadi strain paling dominan secara global.

Tapi, varian Omicron ini mungkin membantu kita lebih cepat melalui pandemi virus corona Covid-19 agar menjadi endemik.

Di mana, semua orang mungkin akan hidup berdampingan varian virus corona Covid-19 yang lebih mirip flu daripada awal pandemi virus corona Covid-19.

Para ilmuwan yang mempelajari tentang varian Omicron itu telah menekankan bahwa masih banyak yang perlu dipelajari.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Mereka merasa khawatir dengan transmisibilitasnya dan bersikeras menyatakan mereka belum memiliki gambaran jelas penyebab varian baru ini terlihat lebih ringan dibandingkan varian Delta.

Tapi, mereka menduga hal itu disebabkan oleh varian Omicron yang cenderung menginfeksi orang usia muda dan sehat. Sehingga gejala yang ditimbulkannya pun ringan.

Para peneliti dari Universitas Hong Kong tampaknya mendukung penelitian sebelumnya di Afrika Selatan yang menemukan bahwa varian Omicron itu sangat menular, tetapi tidak terlalu parah.

Mereka menemukan bahwa varian Omicron itu menginfeksi orang sekitar 70 kali lebih cepat daripada varian virus corona sebelumnya.

Mereka menilai varian Omicron hanya menimbulkan gejala ringan, karena pasien tidak membutuhkan oksigen dan perawatan intensif di ruang ICU. Tapi, banyaknya kasus infeksi tetap akan membebani tenaga kesehatan.

Meskipun jumlah kasus infeksi di Afrika Selatan meningkat, tapi jumlah pasien dewasa yang masuk rumah sakit akibat virus corona 29 persen lebih rendah dibandingkan pertengahan tahun 2020 setelah vaksinasi.

Namun, beberapa ahli memperingatkan bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa varian Omicron ini tidak terlalu parah dan tidak akan menyebabkan peningkatan rawat ianp.

"Karena, virus yang menginfeksi banyak orang dan sangat menular bisa menyebabkan infeksi yang lebih parah hingga kematian. Meskipun, awalnya virus itu menunjukkan gejala yang ringan," kata penulis studi di Hong Kong dikutip dari Fox News.

Sebuah analisis baru pun menemukan bahwa vaksin Pfizer menawarkan lebih sedikit pertahanan terhadap infeksi varian Omicron, tetapi masih cukup bagus untuk mencegah rawat inap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omicron Masuk Indonesia, BI Berharap Langkah Pemerintah Cegah Penyebaran

Omicron Masuk Indonesia, BI Berharap Langkah Pemerintah Cegah Penyebaran

Bisnis | Kamis, 16 Desember 2021 | 17:21 WIB

Epidemiolog Khawatir Petugas Kebersihan N Sudah Tulari Varian Omicron ke Luar Wisma Atlet

Epidemiolog Khawatir Petugas Kebersihan N Sudah Tulari Varian Omicron ke Luar Wisma Atlet

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 17:04 WIB

Omicron Masuk Indonesia, Apa Selanjutnya yang Mesti Dilakukan?

Omicron Masuk Indonesia, Apa Selanjutnya yang Mesti Dilakukan?

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 17:02 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB