Kenapa Varian Omicron Lebih Menular daripada Varian Delta?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 18 Desember 2021 | 20:21 WIB
Kenapa Varian Omicron Lebih Menular daripada Varian Delta?
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan varian Omicron setidaknya sudah ada di 77 negara dan menyebar lebih cepat dibandingkan varian virus corona sebelumnya.

Inggris, Denmark dan Norwegia melaporkan bahwa persentase populasi yang terinfeksi varian Omicron lebih cepat mengalami peningkatan dibandingkan varian Delta dalam seminggu.

Di New York City, kasus penularan varian Omicron sudah terdeteksi di komunitas. Lalu, Tiongkok juga sudah mendeteksi adanya kasus varian Omicron yang menyerang seorang pria di Guangzhou dari Shanghai.

Tapi, banyak orang mungkin bertanya-tanya penyebab varian Omicron ini menular lebih cepat dibandingkan varian Delta, meskipun gejala yang ditimbulkan tergolong ringan.

Karena dilansir dari idsociety, antibodi yang diperoleh dari infeksi virus corona Covid-19 alami maupun suntik vaksin Covid-19 mengalami penurunan.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Varian Omicron ini mungkin juga bisa menghindari kekebalan tubuh dan kemungkinan sel T CD8+ spesifik virus yang lebih kecil.

Sebelumnya, varian Delta juga dilaporkan memiliki viral load lebih tinggi daripada Alpha. Tapi rupanya, varian Omicron ini memiliki viral load yang lebih tinggi dibandingkan varian Delta.

Apalagi, jika varian Omicron ini bisa menghindari kekebalan bawaan tubuh, seperti interferon, sel NK, sitokin dan kemokin spesifik atau lainnya dan antibodi penetral.

Beberapa bulan yang lalu, penyebaran varian Delta dilaporkan oleh CDC AS lebih mirip virus cacar air (varicella), khususnya dalam hal penyebaran virus di udara.

Namun, para ahli belum bisa memastikan penyebaran varian Omicron di udara ini lebih buruk dari varian Delta atau tidak. Mereka juga belum bisa memastikan berapa lama virus ini bertahan di udara.

Baru-baru ini, tinjauan sistematis dari China tentang penyebaran virus corona tanpa gejala (pra-Omicron) diterbitkan di JAMA Network Open, yang menekankan penyebab tanpa gejala dalam pandemi virus corona Covid-19.

Sehingga, cukup masuk akal bila varian Omicron ini memiliki penularan yang lebih asimptomatik atau presimptomatik daripada varian Delta, Alpha maupun versi virus corona aslinya.

Tapi, penularan tanpa gejala ini membuat orang yang terinfeksi varian Omicron bisa menularkan virusnya lebih cepat daripada orang yang terinfeksi varian Delta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir 100 Orang Positif COVID-19 di Australia, Gara-gara Konser Taylor Swift?

Hampir 100 Orang Positif COVID-19 di Australia, Gara-gara Konser Taylor Swift?

Health | Sabtu, 18 Desember 2021 | 19:10 WIB

Pakar: Kasus Pertama di RS Wisma Atlet Jadi Bukti Varian Omicron Lebih Mudah Menular

Pakar: Kasus Pertama di RS Wisma Atlet Jadi Bukti Varian Omicron Lebih Mudah Menular

Health | Sabtu, 18 Desember 2021 | 15:10 WIB

Studi Rusia: Vaksin Sputnik Plus Booster 80 Persen Ampuh Lawan Varian Omicron

Studi Rusia: Vaksin Sputnik Plus Booster 80 Persen Ampuh Lawan Varian Omicron

Health | Sabtu, 18 Desember 2021 | 14:52 WIB

Terkini

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB