Begini Saran Psikolog Agar Tidak Sering Menyalahkan Diri Sendiri Saat Mengalami Kegagalan

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 21 Desember 2021 | 18:30 WIB
Begini Saran Psikolog Agar Tidak Sering Menyalahkan Diri Sendiri Saat Mengalami Kegagalan
Ilustrasi mengalami kegagalan. (freepik.com/pressfoto).

Suara.com - Saat mengalami masalah atau peristiwa yang buruk, seseorang cenderung menyalahkan dirinya sendiri. Mulai dari kegagalan saat tidak mampu menghadapi masalah, ketidakrelaan, hingga hubungan. 

Saat menghadapi kondisi tersebut memang tidak mudah. Tetapi, hal paling penting untuk menyikapi situasi ini adalah, dengan berusaha menerima keadaan dan diri kita sendiri.

“Untuk menyikapi keadaan agar tidak menyalahkan diri sendiri karena kegagalan, kita perlu untuk mencoba menerima diri. Mengevaluasi diri tentang kelebihan kita dan kekurangan kita,” ungkap Psikolog Klinis Fransiska Xaveria Aryani, M.Psi, dalam acara Penerimaan Diri Dan Pengelolaan Stress dengan Menerapkan Strategi Koping Di Masa Pandemi, beberapa waktu yang lalu.

Ilustrasi sedih (pixabay.com)
Ilustrasi sedih (pixabay.com)

Ketika mengalami kegagalan, tentu ada dampak negatif yang dirasakan seseorang. Salah satunya adalah kecemasan. Namun, Fransiska mengatakan, jika pernah mengalami kegagalan ada satu manfaat yang jarang disadari, di mana seseorang sudah berani untuk mencoba.

“Sebenarnya, kita punya kemampuan untuk maju lagi, dan melakukan evaluasi lagi dan melihat apa yang menyebabkan kegagalan. Karena itu, evaluasi menjadi cara yang tepat untuk bersiap memulai lagi,” ungkap Fransiska lebih lanjut.

“Ingat lagi, kegagalan itu sudah berlalu lho. Tapi, bukan berarti kegagalan bikin hidup kita berhenti. Dan kita masih punya kesempatan untuk kita coba lagi,” tuturnya.

Meski kegagalan bikin orang ragu untuk maju lagi, jangan sampai keraguan ini menguasai diri Anda. Dan ini perlu dilawan dengan kepercayaan diri kita, dengan melihat potensi dan kelebihan yang dimiliki.

“Dengan kita mencoba kembali, kita bisa menantang kecemasan kita. Dan kita bisa lihat, apa yang kita miliki nantinya, jika nantinya mau mencoba lagi,” pungkas Fransiska.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Bijak Mengubah Kegagalan Menjadi Motivasi demi Kesuksesanmu!

4 Cara Bijak Mengubah Kegagalan Menjadi Motivasi demi Kesuksesanmu!

Your Say | Jum'at, 17 Desember 2021 | 11:07 WIB

Menerima 4 Kenyataan Pahit Ini Akan Membuat Hidupmu Lebih Baik

Menerima 4 Kenyataan Pahit Ini Akan Membuat Hidupmu Lebih Baik

Your Say | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:14 WIB

3 Makna Kehancuran sebagai Proses Pembentukan Diri, Tidak Selamanya Buruk

3 Makna Kehancuran sebagai Proses Pembentukan Diri, Tidak Selamanya Buruk

Your Say | Rabu, 01 Desember 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB