Produk Sehari-hari yang Menurut Temuan Tahun Ini Mengandung Pemicu Kanker, Apa Saja?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 27 Desember 2021 | 15:45 WIB
Produk Sehari-hari yang Menurut Temuan Tahun Ini Mengandung Pemicu Kanker, Apa Saja?
Belanja Kosmetik. (Elements Envato)

Suara.com - Sepanjang 2021, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa bahan kimia dalam produk-produk yang kita gunakan sehari-hari dapat memicu pertumbuhan kanker.

Misalnya, bukti dari tahun ini menunjukkan bahwa pestisida dikaitkan dengan kanker setelah terpapar dalam jangka lama.

Kebiasaan gaya hidup seperti apa yang kita makan, minum, dan lakukan, juga berperan dalam risiko kanker dan kapan kanker akan berkembang.

Namun, bukti tidak secara langsung menunjukkan apa yang menyebabkan kanker, tetapi memahami kolerasi dapat membantu ilmuwan membuat hipotesis untuk diteliti.

Berdasarkan Insider, berikut 4 temuan yang terbit tahun ini tentang pemicu kanker dalam produk sehari-hari:

1. Beberapa batch tabir surya terkontaminasi dengan zat penyebab kanker

Tabir surya sering direkomendasikan untuk mencegah kanker akibat paparan sinar ultraviolet dari matahari.

Tapi tahun ini sebuah laboratorium pengujian independen Valisure meminta 40 batch produk tabir surya ditarik dari toko setelah mereka dilaporkan positif mengandung benzena, bahan kimia industri karsinogenik.

Benzena telah diketahui meningkatkan risiko kanker sejak 1977, ketika sebuah penelitian menemukan pekerja yang terpapar itu sembilan kali lebih mungkin menderita leukemia atau kanker darah.

baca juga

2. Deodoran mengandung benzena

Benzena, bahan kimia industri yang terkait dengan kanker darah seperti leukemia, juga ditemukan dalam dua lusin deodoran semprot.

Valisure mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk menarik produk dari pasar, yang mendorong Procter & Gamble (P&G) untuk secara sukarela menarik kembali 18 jenis deodoran, termasuk produk Old Spice dan Secret.

3. Kebiasaan minum soda berisiko mengembangkan kanker kolorektal pada wanita muda

Sebuah studi yang terbit di jurnal Gut menemukan bahwa minum soda setiap hari dapat menyebabkan perkembangan kanker kolorektal pada orang usia muda.

Dalam studi ini, peneliti menemukan wanita yang minum beberapa porsi soda atau minuman manis lainnya setiap hari dua kali berisiko mengembangkan kanker sebelum usia 50 tahun.

4. Produk kosmetik positif mengandung bahan kimia

Berbagai macam kosmetik dilaporkan positif mengandung karsinogen, termasuk maskara tahan air, lipstik, dan foundation.

Para peneliti menguji 231 sampel produk kosmetik dan menemukan hampir setengahnya memiliki kadar fluor tinggi, yang menunjukkan adanya zat per dan polyfluoroalkyl (PFAS).

Paparan PFAS jangka panjang dikaitkan dengan beberapa jenis kanker, terutama masalah tiroid dan sistem kekebalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Cegah Kanker, Ini 5 Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh

Bisa Cegah Kanker, Ini 5 Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh

Your Say | Minggu, 26 Desember 2021 | 22:31 WIB

Meski Sudah Vaksin, Pasien Kanker Tetap Berisiko Covid Parah saat Kena Infeksi Terobosan

Meski Sudah Vaksin, Pasien Kanker Tetap Berisiko Covid Parah saat Kena Infeksi Terobosan

Health | Minggu, 26 Desember 2021 | 20:14 WIB

Sambut Natal, IU Donasi Rp 2,3 Miliar buat Penderita Kanker dan Anak-Anak

Sambut Natal, IU Donasi Rp 2,3 Miliar buat Penderita Kanker dan Anak-Anak

Entertainment | Sabtu, 25 Desember 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Jabar | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:37 WIB

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

Kasus Dugaan Pencurian Vincent Leocarlius Disetop, Polisi Sebut Uang Dikembalikan Lebih Rp25 Juta

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:52 WIB

×