Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi, Tes PCR SGTF Belum Bisa Dilakukan Secara Luas

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:33 WIB
Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi, Tes PCR SGTF Belum Bisa Dilakukan Secara Luas
Ilustrasi Varian Omicron (Pixabay)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggunakan alat tes PCR S Gene Target Failure (SGTF) untuk memeriksa varian omicron agar bisa lebih cepat terdeteksi pada pasien Covid-19.

Tetapi, jumlah tes SGTF masih terbatas di seluruh Idonesia. Sehingga penggunaannya juga harus sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

"Fasilitas SGTF memang belum tersedia secara luas. Laboratorium yang punya fasilitas tersebut belum banyak, kurang lebih hanya 30 laboratorium yang tersebar di beberapa provinsi. Kita sedang dalam penambahan," kata juru bicara Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi saat konferensi pers virtual, Selasa (28/12/2021).

Meski transmisi lokal varian omicron juga telah terjadi, Nadia menyampaikan bahwa tes SGTF masih belum dilakukan secara luas. Termasuk di Jakarta yang menjadi lokasi pertama ditemukannya transmisi lokal varian omicron.

Ketentuan Kemenkes dalam mendeteksi potensi transmisi lokal varian omicron melalui tes SGTF baru akan dilakukan pada kasus yang dicurigai atau berdasarkan sampling 5-10 persen dari spesimen di puskesmas maupun rumah sakit.

"Sebenarnya menemukan varian ini bukan bagian dari pada diagnosis. Jadi kita tahu pemeriksaan whole genome sequencing ataupun SGTF ini kepentingannya surveilans untuk pemeriksaan awal. Kemudian kita melakukan upaya untuk pembatasan dari potensi cluster yang ada," paparnya.

Sementara untuk daerah yang memiliki laboratorium fasilitas SGTF, Nadia mengatakan, kalau tes bisa dilakukan pada kasus terkonfirmasi Covid-19 dengan kecurigaan.

"Misalnya CT-Value sangat rendah atau CT Value tinggi tapi gejala klinis tidak ada. Ini nanti tetap sesuai (aturannya) dengan pemeriksaan whole genome sequencing. Pada kasus yang dicurigai, bisa dilakukan pemeriksaan SGTF kalau fasilitasnya ada. Atau bisa langsung PCR dan kemudian pemeriksaan genome untuk lanjutannya," jelas Nadia.

Khusus pelaku perjalanan dari luar negeri, setiap kali tiba di tanah air pasti akan menjalani tes PCR. Jika hasilnya positif Covid-19, maka akan langsung diperiksa dengan whole genome sequencing atau SGTF untuk mendeteksi lebih cepat kemungkinan infeksi akibat varian omicron.

Menurut Nadia, menemukan transmisi lokal menjadi penting untuk mencegah potensi terjadinya kluster penularan virus corona varian omicron.

Di sisi lain, untuk mencegah transmisi lokal varian apa pun, Nadia menekankan untuk tetap memperkuat tindakan protokol kesehatan, vaksinasi, dan menjaga mobilitas.

"Jadi ini yang perlu kita ingat kan. Ini adalah bukti bahwa transmisi lokal sudah ada dengan pemeriksaan SGTF," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Afrika Selatan: Infeksi Varian Omicron Bentuk Perlindungan Terhadap Varian Delta

Studi Afrika Selatan: Infeksi Varian Omicron Bentuk Perlindungan Terhadap Varian Delta

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:15 WIB

Pasien Omicron Sempat Datangi SCBD, Epidemiolog: Perkuat Tracing dan Tracking Saja

Pasien Omicron Sempat Datangi SCBD, Epidemiolog: Perkuat Tracing dan Tracking Saja

News | Rabu, 29 Desember 2021 | 10:47 WIB

Varian Omicron Bikin Kasus COVID-19 Argentina Naik 2 Kali Lipat, Ngeri!

Varian Omicron Bikin Kasus COVID-19 Argentina Naik 2 Kali Lipat, Ngeri!

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 08:56 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB