Benarkah Posisi Seks Pengaruhi Jenis Kelamin Bayi? Ini Kata Ahli!

Senin, 03 Januari 2022 | 10:13 WIB
Benarkah Posisi Seks Pengaruhi Jenis Kelamin Bayi? Ini Kata Ahli!
Ilustrasi hubungan seks, posisi seks (Unsplash/Becca Tapert)

Suara.com - Banyak orang mungkin mengira posisi seks tertentu bisa mempengaruhi jenis kelamin bayi laki-laki atau perempuan nantinya.

Tapi, Jeffrey Steinberg, MD, direktur program pemilihan jenis kelamin di Fertility Institutes di Los Angeles menegaskan bahwa tidak ada posisi seks yang bisa mempengaruhi jenis kelamin bayi Anda.

Sebenarnya, ada banyak mitos seputar cara mendapatkan anak dengan jenis kelamin laki-laki maupun perempuan, selain posisi seks.

Selama bertahun-tahun, orang beranggapan bahwa konsumsi daging dan makanan asin bisa membantu mereka mendapatkan anak berjenis kelamin laki-laki.

Selain itu, ada pula yang beranggapan bahwa posisi seks berdiri ketika bulan purnama bisa membantu kita mendapatkan anak laki-laki. Sedangkan, posisi seks misionaris saat bulan purnama bisa membantu kita mendapatkan anak perempuan.

Gambar Bayi (Pixabay/Artist and zabiyaka)
Jenis Kelamin Bayi (Pixabay/Artist and zabiyaka)

Bahkan, ada pula yang beranggapan bahwa usia ibu dan bulan pembuahan juga membantu menentukan kita akan mendapatkan anak laki-laki maupun perempuan. Tapi, tidak ada bukti ilmiah yang membenarkan hal tersebut.

Dr. Shettles menyarankan pasangan yang menginginkan anak laki-laki untuk berhubungan seks sedekat mungkin dengan masa ovulasi.

Karena, saat itulah cairan vagina dan serviks wanita cenderung paling basa, yakni suatu kondisi yang membuat pembuahan paling menguntungkan bagi sperma Y yang sehat.

Tapi, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh New England Journal of Medicine melaporkan bahwa tidak ada hubungan antara waktu hubungan seksual dan jenis kelamin bayi.

Baca Juga: Pasien Omicron di Surabaya Sempat Jalan-jalan di Bali 5 Hari Dan Menginap di Nusa Dua

"Tidak banyak yang bisa Anda lakukan di rumah untuk memilih jenis kelamin bayi Anda," kata Dr. Steinberg dikutip dari Parents.

Jika Anda benar-benar bertekad untuk memiliki anak perempuan, ada dua prosedur medis berteknologi tinggi yang melibatkan penyortiran sperma atau embrio yang lebih menjanjikan. Tapi, para ahli masih memperdebatkan hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI