Kekurangan Vitamin B12, Perhatikan Gejalanya pada Kepala dan Telinga!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 14:12 WIB
Kekurangan Vitamin B12, Perhatikan Gejalanya pada Kepala dan Telinga!
Ilustrasi Kapsul Vitamin B12 (freepik)

Suara.com - Kekurangan vitamin B12 bisa terjadi setelah tindakan operasi untuk mengatasi sejumlah masalah kesehatan usus, seperti penyakit Crohn, kolitis ulserativa atau kanker usus.

Salah satu tindakan medis yang bisa menyebabkan kekurangan vitamin B12, jika Anda pernah melakukan ileostomi, di mana usus kecil dialihkan melalui lubang di perut atau stoma, kotoran tubuh akan dikumpulkan dalam kantong khusus yang tidakakan melewati usus besar dan rektum.

Prosedur ini membuat usus kecil membutuhkan waktu untuk sembuh setelah operasi dan terkadang peradangan juga perlu diredakan. Tapi, salah satu komplikasi dati tindakan medis itu adalah kekurangan vitamin B12.

"Beberapa orang yang sudah menjalani ileostomi akan mengalami penurunan kadar vitamin B12 secara bertahap," kata NHS dikutip dari Express.

Penurunan kadar vitamin B12 ini diperkirakan terjadi karena bagian usus yang dikeluarkan selama prosedur bertanggung jawab untuk menyerap beberapa vitamin B12 dari makanan.

Ilustrasi vitamin B12 (Pixabay)
Ilustrasi vitamin B12 (Pixabay)

Penurunan kadar vitamin B12 akan menyebabkan anemia pernisiosa, yang dapat muncul dengan sendirinya sebagai gejala yang dialami di kepala dan telinga.

NHS menunjukkan bahwa sakit kepala dan tinnitus yang merupakan masalah umum telinga itu kemungkinan disebabkan oleh kekurangan vitamin B12.

Tinnitus terjadi ketika Anda mendengar suara dering, mendesing atau mendesis yang bukan dari dunia luar. Tanda-tanda peringatan lain dari kekurangan vitamin B12, termasuk:

  1. Kelelahan yang sulit dijelaskan
  2. Kelesuan
  3. Sesak napas
  4. Merasa lemah
  5. Detak jantung tak teratur
  6. Kehilangan selera makan

Jika Anda pernah menjalani ileostomi dan mengalami gejala di atas, segera hubungi dokter umum. Dokter bisa melakukan pemeriksaan tes darah dan kadar vitamin B12.

Jika tak diobati, kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius pada sistem saraf.

Contoh komplikasi yang lebih serius, termasuk kehilangan memori dan kerusakan pada sumsum tulang belakang.

Anda perlu mengingat bahwa vitamin B12 sangat penting untuk perkembangan sel darah merah yang sehat. Tanpa vitamin B12, sel darah merah tidak bisa berfungsi baik.

Sel darah merah ini bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika tidak ada, maka akan lebih sedikit oksigen yang diedarkan ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan masalah kesehatan lebih serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhenti Minum Kopi Mendadak, Ini 5 Hal yang akan Terjadi pada Tubuh!

Berhenti Minum Kopi Mendadak, Ini 5 Hal yang akan Terjadi pada Tubuh!

Health | Jum'at, 31 Desember 2021 | 12:17 WIB

8 Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri, Jangan Terlalu Stres!

8 Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri, Jangan Terlalu Stres!

Jogja | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:47 WIB

Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri, Tak Cuma Migrain

Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri, Tak Cuma Migrain

Health | Jum'at, 24 Desember 2021 | 13:49 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB