Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 09 Januari 2022 | 20:47 WIB
Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19
Ilustrasi masker kain. (Shutterstock)

Suara.com - Mulanya, masker kain memang disarankan untuk melindungi diri dari virus corona Covid-19. Meskipun, efektivitasnya mencegah partikel kecil virus corona tidak sebaik masker medis, seperti masker bedah, masker KN95 dan lainnya.

Tapi, sekarang Anda harus tahu bahwa masker kain tidak melindungi Anda dari infeksi virus corona Covid-19, baik itu disebabkan oleh varian virus corona yang ringan atau tidak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan penggunaan masker sebagai bagian dari tindakan pencegahan dan pengendalian untuk membatasi penyebaran virus corona Covid-19.

Dalam pedomannya yang dikeluarkan pada Desember 2020, WHO telah menginformasikan bahwa masker saja tidak cukup untuk memberikan perlindungan yang memadai, bahkan jika digunakan dengan benar.

Tapi, penggunaan masker yang dibarengi dengan kebiasaan sanitasi atau cuci tangan yang tepat bisa membantu mencegah penularan virus corona Covid-19.

Ilustrasi masker kain  [Shutterstock]
Ilustrasi masker kain [Shutterstock]

Saat ini dilansir dari Times of India, ada berbagai jenis masker yang digunakan untuk mencegah virus corona Covid-19. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengkategorikan masker dalam jenis berikut.

  1. Masker kain yang terbuat dari kapas atau kain sintetis
  2. Masker bedah dengan 3 lapisan yang harus dibuang sekali pakai
  3. Masker KN95 atau respirator sebagai masker non-medis dengan desain lengkung empat atau lima lapis

Dalam hal ini, masker kain memang mampu menyaring tetesan pernapasan yang dikeluarkan pemakainya ketika berbicara, batuk atau bersin.

Masker kain juga berfungsi sebagai penghalang untuk melindungi pemakainya dari menghirup tetesan yang dikeluarkan oleh orang lain.

Masker kain yang paling efektif terbuat dari beberapa lapisan, yakni kain yang ditenun rapat seperti kapas. Karena, masker kain ini akan mencegah lebih banyak tetesan pernapasan yang masuk dan keluar dari mulut serta hidung.

CDC mengatakan hanya masker kain yang memiliki kawat hidung, dan terbuat dari kain yang menghalangi cahaya yang efektif melindungi diri dari virus corona Covid-19.

Menurut American Conference of Governmental Industrial Hygienists, seseorang bisa tertular virus corona Covid-19 dalam waktu 15 menit bila berada dalam kurang dari 6 kaki dengan orang lain tanpa memakai masker.

Sedangkan, masker kain hanya mampu melindungi diri dari penularan virus corona Covid-19 dalam kurun waktu 27 menit.

Sementara, masker N95 atau respirator mampu melindungi diri dari penularan virus corona selama 2.500 jam.

Studi lebih lanjut juga menemukan bila orang yang terinfeksi memakai masker kain dan orang di sekitarnya memakai masker N95, maka virus tidak bisa menjangkau orang di sekitarnya selama 2,5 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?

Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 18:01 WIB

Cegah Penularan Varian Omicron,Mexico Wajibkan Penggunaan Masker di Dalam Ruangan!

Cegah Penularan Varian Omicron,Mexico Wajibkan Penggunaan Masker di Dalam Ruangan!

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 17:33 WIB

Ahli Sebut Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Tak Diperlukan, Ini Sebabnya!

Ahli Sebut Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Tak Diperlukan, Ini Sebabnya!

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 17:26 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB