Varian Omicron Merebak, Jepang Belum Bolehkan Warga Negara Asing Masuk

M. Reza Sulaiman

Rabu, 12 Januari 2022 | 01:05 WIB
Varian Omicron Merebak, Jepang Belum Bolehkan Warga Negara Asing Masuk
Ilustrasi bendera Jepang.[Unsplash/Roméo A]

Suara.com - Pemerintah Jepang masih akan terus mempertahankan kebijakan pembatasan masuk yang ketat, terutama bagi warga negara asing dari luar negeri.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan larangan dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron.

Meski begitu Kishida juga mengatakan bahwa sejumlah pengecualian untuk alasan kemanusiaan mungkin akan dipertimbangkan.

Jepang memberlakukan salah satu kebijakan pengendalian perbatasan yang paling ketat di dunia saat varian Omicron muncul akhir tahun lalu.

Shibuya Cross, Tokyo. (pixabay.com/spencerwing)
Shibuya Cross, Tokyo. (pixabay.com/spencerwing)

Semua orang non-Jepang dilarang masuk ke negara tersebut, termasuk para pelajar dan kerabat warga Jepang di luar negeri, kecuali untuk situasi-situasi tertentu.

"Berkat aturan perbatasan terketat di antara negara-negara G7, kami telah dapat menjaga penyebaran Omicron ke tingkat yang minimum, sehingga kami memiliki waktu untuk bersiap menghadapi infeksi domestik," kata Kishida pada wartawan.

"Kami akan menjaga kebijakan yang berlaku saat ini hingga akhir Februari... seraya mengambil langkah yang diperlukan dari perspektif kemanusiaan dan kepentingan nasional," tuturnya lagi.

Aturan saat ini mewajibkan karantina ketat selama enam hari di hotel bagi sebagian besar pendatang yang diperbolehkan masuk dan diikuti dengan karantina di rumah.

Kebijakan tersebut telah memicu protes dan petisi yang menuntut perubahan, terutama untuk mengurangi jumlah keluarga yang terpisah. Media melaporkan pada Selasa bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan relaksasi sejumlah peraturan tersebut dalam kasus-kasus tertentu.

baca juga

Kishida mengatakan meski masih banyak yang belum diketahui tentang Omicron, risiko munculnya infeksi yang serius tampak rendah. Anak-anak berusia di bawah 12 tahun akan diberikan vaksin, ujarnya.

Meski jajak pendapat menunjukkan bahwa kebanyakan warga Jepang mendukung pengendalian perbatasan itu, pendiri dan pemimpin perusahaan e-niaga Rakuten Hiroshi Mikitani menyerukan agar peraturan itu dilonggarkan. Dia mengatakan bahwa ekonomi akan tertekan.

"Terutama terkait pelarangan masuk bagi orang asing baru dan sistem karantina hotel perlu ditinjau kembali," kata Mikitani, yang telah lama dikenal kritis terhadap penanganan pandemi di Jepang, melalui cuitan di Twitter.

"Corona ada di mana saja di dunia dan perbatasan-perbatasan harus dibuka, kebijakan-kebijakan pembatasan jelas tidak efektif. Yang harus dilakukan adalah memprioritaskan vaksinasi dan penggunaan obat minum," ujarnya.

Dia menyebut bahwa kebijakan larangan masuk ke negara itu "sulit dipercaya dan bodoh".

Lonjakan kasus baru virus corona mendorong pemerintah Jepang untuk kembali memberlakukan pembatasan darurat pada akhir pekan lalu di tiga wilayah yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat.

Militer AS telah menggerakkan anggotanya keluar-masuk Jepang berdasarkan peraturan karantina dan tes yang berbeda.

AS telah setuju untuk memberlakukan aturan COVID-19 yang lebih ketat di pangkalan-pangkalan militernya menyusul kekhawatiran kasus infeksi di sana akan menjalar ke lingkungan sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis The Gate of Murder, Film Kento Yamazaki dan Kouhei Matsushita

Sinopsis The Gate of Murder, Film Kento Yamazaki dan Kouhei Matsushita

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Anggota Parlemen Jepang yang Viralkan Turis Indonesia Punya Rekam Jejak Rasis

Anggota Parlemen Jepang yang Viralkan Turis Indonesia Punya Rekam Jejak Rasis

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Viral Turis Indonesia Kasih Makan Rusa di Jepang Pakai Sampah Plastik, Sempat Dikira Warga Malaysia

Viral Turis Indonesia Kasih Makan Rusa di Jepang Pakai Sampah Plastik, Sempat Dikira Warga Malaysia

Entertainment | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB

6 Sabun Muka Jepang Terbaik untuk Kulit Bersih dan Glowing

6 Sabun Muka Jepang Terbaik untuk Kulit Bersih dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mampukah Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Kalahkan Jepang di Piala Asia 2027?

Mampukah Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Kalahkan Jepang di Piala Asia 2027?

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Gubernur Aichi Murka ke Thailand Usai Asian Games 2026: Jangan Datang Lagi ke Jepang

Gubernur Aichi Murka ke Thailand Usai Asian Games 2026: Jangan Datang Lagi ke Jepang

Sport | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Sinopsis Life Trade, Drama Jepang Dibintangi Baba Fumika dan Maki Yoko

Sinopsis Life Trade, Drama Jepang Dibintangi Baba Fumika dan Maki Yoko

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Tayang 18 Oktober, Ashida Mana Bintangi Extraordinary Attorney Minami

Tayang 18 Oktober, Ashida Mana Bintangi Extraordinary Attorney Minami

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Setangkai Melati di Sayap Jibril: Sastra Surealis, Spiritualitas, dan Kegelisahan Zaman

Setangkai Melati di Sayap Jibril: Sastra Surealis, Spiritualitas, dan Kegelisahan Zaman

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Aksi Siram Jubir PN Pati Berbuntut Panjang, MA Bakal Tempuh Hukum Jerat Botok!

Aksi Siram Jubir PN Pati Berbuntut Panjang, MA Bakal Tempuh Hukum Jerat Botok!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Mudahkan Administrasi hingga Arisan, Aplikasi One Partner dan Tata Warga Resmi Mengudara

Mudahkan Administrasi hingga Arisan, Aplikasi One Partner dan Tata Warga Resmi Mengudara

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:56 WIB

8 Efek Samping Treatment Chemical Peeling untuk Memudarkan Flek Hitam

8 Efek Samping Treatment Chemical Peeling untuk Memudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Listrik Padam Ganggu Rapat Pemkot Batam, Layanan Online Lumpuh-Jalanan Macet

Listrik Padam Ganggu Rapat Pemkot Batam, Layanan Online Lumpuh-Jalanan Macet

Batam | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini

Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Akhiri 29 Laga Tanpa Gol, Egy Maulana Vikri Bikin Pelatih Dewa United Tersenyum

Akhiri 29 Laga Tanpa Gol, Egy Maulana Vikri Bikin Pelatih Dewa United Tersenyum

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Menko Dudung Perintahkan Penangkapan Pemodal Penyelundupan Benih Lobster

Menko Dudung Perintahkan Penangkapan Pemodal Penyelundupan Benih Lobster

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Persib Kecam Penyerangan Bus EPA U-18 di Batang, Desak Pelaku Diproses Hukum

Persib Kecam Penyerangan Bus EPA U-18 di Batang, Desak Pelaku Diproses Hukum

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?

Review Film Animals: Ketika Kursi Politik Lebih Berharga daripada Nyawa Anak Sendiri?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:45 WIB

×