facebook

Ciri-ciri Kista Ovarium, Kista Payudara dan Kista Kulit Serta Cara Diagnosanya

Risna Halidi
Ciri-ciri Kista Ovarium, Kista Payudara dan Kista Kulit Serta Cara Diagnosanya
Ilustrasi dokter dan tenaga medis. (Unsplash/National Cancer Institute)

Kista merupakan daging yang tumbuh secara abnormal di beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher hingga kukit kepala.

Suara.com - Kista merupakan daging yang tumbuh secara abnormal di beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher hingga kukit kepala.

Masalahnya, sebagian besar kasus kista tidak memiliki gejala atau tanda tertentu. Bahkan, sebagian besar kista juga tidak menyebabkan rasa sakit. Apalagi jika kista itu terdapat di organ dalam tubuh dan berukuran kecil.

Gejala biasanya baru akan muncul apabila benjolannya membesar dan menekan organ lain atau membatasi aliran cairan pada jaringan seperti hati, pankreas atau organ lain.

Berikut ciri-ciri penyakit kista yang perlu Anda pahami.

Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Ungkap Resep Herbal dan 4 Gaya Hidup yang Bantu Hilangkan Kista Rahim

Kista Ovarium

  • Nyeri ringan yang menjalar ke punggung bawah dan paha bisa.
  • Nyeri sebelum periode menstruasi mulai, sebelum berakhir atau saat berhubungan intim (dyspareunia).
  • Nyeri saat buang air besar atau tekanan pada usus.
  • Rasa mual, muntah atau nyeri pada payudara yang terasa selama kehamilan.
  • Terasa penuh atau berat pada perut.
  • Tekanan pada kemih yang membuat Anda sering buang air kecil atau kesulitan mengosongkan kemih secara sempurna.

Anda harus segera pergi ke dokter jika memiliki gejala berikut ini:

  • Sakit pada perut atau panggul secara tiba-tiba dan parah.
  • Nyeri yang disertai demam atau muntah.
     

Ciri-ciri Kista di Payudara

  • Muncul pada salah satu atau kedua payudara.
  • Berbentuk benjolan lembut, mudah digerakkan. Atau berbentuk bulat atau oval dengan tepi yang jelas.
  • Puting susu terlihat bening, kuning, atau cokelat tua.
  • Terasa nyeri pada area benjolan.
  • Ukuran benjolan dan nyeri bertambah sebelum periode menstruasi.
  • Penurunan ukuran benjolan dan resolusi gejala lain setelah periode menstruasi.

Anda harus segera pergi ke dokter jika memiliki gejala berikut ini:

  • Muncul benjolan baru yang tak kunjung hilang setelah periode menstruasi.
  • Benjolan bertambah atau berubah semakin besar.
     

Ciri-ciri Kista di Kulit

Baca Juga: Mengenal Kista Ovarium, Benarkah Tidak Selalu Bahaya?

  • Muncul benjolan kecil dan bulat di bawah kulit, biasanya pada wajah, tubuh, atau leher.
  • Ada komedo yang menyumbat pembukaan pada benjolan.
  • Keluar zat kental, kuning, berbau busuk dari benjolan
  • Berwarna kemerahan, pembengkakan dan nyeri pada area, jika meradang atau terinfeksi.

Anda harus segera pergi ke dokter jika memiliki gejala berikut ini:

  • Kista tumbuh dengan cepat.
  • Robekan terasa sakit atau terinfeksi.
  • Terjadi pada area yang terus iritasi.
  • Mengganggu penampilan Anda. 

Cara Diagnosis Kista

  • Tes pencitraan seperti USG, CT scan, atau MRI, terutama bila benjolan terdapat di tempat yang tidak bisa dilihat langsung (misal kista ovarium). Tes ini untuk melihat isi benjolan dan menentukan apakah benjolan bersifat kanker.
  • Biopsi. Pengambilan sampel jaringan kista untuk diteliti di laboratorium. Biopsi dapat membantu dokter untuk menentukan apakah kista bersifat kanker atau tidak.

Cara Mengobati Kista

  • Memberikan suntikan kortikosteroid untuk mengurangi radang di kista.
  • Menusuk kista dengan jarum dan melakukan penyedotan (aspirasi) cairan dalam kista.
  • Mengangkat kista melalui operasi, bila aspirasi tidak berhasil menghilangkan kista. 

Itulah ciri-ciri penyakit kista yang perlu dipahami. Semoga artikel ini dapat menjadi panduan untuk mengelola risiko penyakit lebih dini.

Kontributor : Alan Aliarcham

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar