Menkes Budi: Obat Antivirus Covid-19 Paxlovid Buatan Pfizer Diperkirakan Tiba di Indonesia Februari 2022

Risna Halidi

Minggu, 16 Januari 2022 | 22:39 WIB
Menkes Budi: Obat Antivirus Covid-19 Paxlovid Buatan Pfizer Diperkirakan Tiba di Indonesia Februari 2022
Ilustrasi obat Covid-19. [Iira116/Pixabay]

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan 400.000 obat antivirus Covid-19, Molnupiravir yang sudah tiba di Indonesia dan terkini akan disiapkan pula obat buatan Pfizer, yaitu Paxlovid.

Menkes Budi mengatakan, kedatangan obat antivirus Covid-19 Paxlovid dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan obat jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

"Kita sudah dalam proses mendatangkan Paxlovid juga, ini antivirus dari Pfizer yang mudah-mudahan bisa datang di bulan Februari," ujar Budi dalam keterangan pers yang disampaikan secara virtual, Minggu (16/1/2022).

Sebelumnya pemerintah juga mengumumkan bahwa 400.000 tablet Molnupiravir sudah tiba di Indonesia. Rencananya, kata Menkes Budi, obat antivirus Covid-19 tersebut juga akan diproduksi di Indonesia bulan Maret-April 2022.

"Sehingga pada saat nanti terjadi lonjakan kasus Covid-19, obat-obatannya pun sudah siap," katanya.

Menkes Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada pihaknya untuk memastikan obat-obatan tersebut bukan hanya tersedia di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) atau rumah sakit pemerintah, tetapi juga tersedia di apotek.

Obat-obatan untuk penanganan Covid-19 tersebut, kata Menkes Budi, akan dibagi dalam kategori yang bisa dibeli umum, yang harus dibeli dengan mendapatkan resep dokter dan hanya bisa diberikan melalui perawatan rumah sakit.

Sebelumnya, Menkes Budi mengatakan kenaikan kasus virus corona varian Omicron akan cepat mencapai puncak kasus, yakni dalam kisaran sejak 35-65 hari dari awal penularan.

"Di rapat terbatas tadi telah kami update kepada Presiden bahwa beberapa negara sudah mengalami puncak dari kasus Omicron dan puncak tersebut dicapai secara cepat dan tinggi, waktunya berkisar antara 35 sampai 65 hari," katanya.

baca juga

Kasus varian Omicron sendiri pertama kali teridentifikasi di Indonesia pada pertengahan Desember 2021, dan mulai naik di awal Januari 2022 ini.

"Antara 35 sampai 65 hari akan terjadi kenaikan yang cukup cepat dan tinggi. Itu yang memang harus dipersiapkan oleh masyarakat," katanya.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik menghadapi kemungkinan kondisi tersebut, tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Walaupun kenaikan kasusnya lebih banyak dan penularannya lebih cepat, Menkes Gunadi Sadikin mengatakan, tapi angka rawat inap di rumah sakit untuk penderita Covid-19 dengan varian Omicron lebih rendah dibanding dengan yang disebabkan varian Delta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Pastikan Obat Covid-19 Molnupiravir Sudah Masuk dalam Paket Obat Isolasi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Pastikan Obat Covid-19 Molnupiravir Sudah Masuk dalam Paket Obat Isolasi

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 13:27 WIB

Ini Efek Samping Vaksin Booster Pfizer hingga Moderna, Jangan Kaget Jika Mengalami Gejala Ini

Ini Efek Samping Vaksin Booster Pfizer hingga Moderna, Jangan Kaget Jika Mengalami Gejala Ini

News | Jum'at, 14 Januari 2022 | 19:15 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Dorong Farmasi Lokal Produksi Obat Covid-19 Molnupiravir Sendiri Mulai April

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Dorong Farmasi Lokal Produksi Obat Covid-19 Molnupiravir Sendiri Mulai April

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 17:13 WIB

Terkini

IPO ANDA Dikawal Henan Putihrai Sekuritas yang Didenda OJK dalam Kasus Saham CUAN

IPO ANDA Dikawal Henan Putihrai Sekuritas yang Didenda OJK dalam Kasus Saham CUAN

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Digunakan untuk Wajah?

Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Digunakan untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Jejak Relasi Listyo Sigit dan Jokowi: dari Solo Melesat ke Istana, Berujung Kasus Penyadapan Prabowo

Jejak Relasi Listyo Sigit dan Jokowi: dari Solo Melesat ke Istana, Berujung Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:15 WIB

Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap

Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 15:14 WIB

OPPO Find X10 Segera Buka Pre-order, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh

OPPO Find X10 Segera Buka Pre-order, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 15:12 WIB

Dikawal Ribuan Kader PSI, Jokowi Sempat Keluar Ruang Sidang dan Sapa Massa

Dikawal Ribuan Kader PSI, Jokowi Sempat Keluar Ruang Sidang dan Sapa Massa

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:11 WIB

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Bogor | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

×