facebook

Waspada Pengentalan Darah saat Hamil seperti yang Dialami Dea Ananda, Apa Penyebabnya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Waspada Pengentalan Darah saat Hamil seperti yang Dialami Dea Ananda, Apa Penyebabnya?
Dea Ananda dan Ariel Nidji. [Instagram/dea_ananda]

Pengentalan darah membuat dirinya mengalami nyeri otot.

Suara.com - Istri Ariel Nidji, Dea Ananda, sedang berbahagia dengan kehamilan anak pertamanya. Namun, kondisi mantan Trio Kewk Kwek ini sedang mengkhawatirkan.

Dea mengumumkan bahwa dirinya mengalami pengentalan darah sejak awal Januari. Kondisi ini membuat otot atau sendi tangan serta kakinya nyeri.

Wanita 35 tahun ini juga sempat merasa sangat lemas dan sakit kepala berat hingga harus banyak beristirahat.

"Gue kan lagi minum Ascardia karena ada pengentalan darah sejak awal Januari. Otomatis, makanan harus lebih bersih dong ya. Terus kemarin lagi banyak mau dan sok ide sarapan lontong sayur yang santan banget, jadi langsung tumbang," tulis Dea Ananda, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Begini Cara Mengontrol Kadar Gula dalam Darah Bagi Pengindap Kanker

Pengentalan darah atau hiperkoagulasi (thrombophilia) terjadi ketika sel darah cenderung mudah membeku atau menggumpal, menyebabkan pembuluh darah tersumbat.

Dea Ananda dan Ariel Nidji. [Instagram/dea_ananda]
Dea Ananda dan Ariel Nidji. [Instagram/dea_ananda]

Kondisi ini dapat meningkat selama kehamilan. Namun, umumnya pengentalan darah saat hamil tidak menimbulkan gejala, kecuali jika ada bekuan darah yang terbentuk dan menyumpat pembuluh darah.

Mengapa wanita hamil berisiko alami pengentalan darah?

Berdasarkan Alodokter, pengentalan darah merupakan mekanisme perlindungan tubuh wanita hamil terhadap risiko pendarahan, misalnya pada saat keguguran atau setelah melahirkan.

Itulah mengapa wanita hamil 4 hingga 5 kali lebih berisiko mengalami darah kental atau hiperkoagulasi.

Baca Juga: Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Ajak Masyarakat Bumi Mulawarman untuk Aktif Donor Darah

Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan pengentalan darah saat hamil:

  • Memiliki anggota keluarga yang menderita darah kental
  • Sang ibu berusia lebih dari 35 tahun
  • Mengandung anak kembar
  • Kurang aktivitas fisik
  • Merokok

Penyakit tertentu juga dapat meningkatkan risiko pengentalan darah saat hamil, seperti lupus, atau sindrom antifosfolipid.

Selain itu, rahim yang membesar dapat menekan pembuluh darah di daerah perut, menyebabkan gangguan aliran darah, terutama di tungkai.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar